Jenderal Senior Brimob Dukung Kapolri Suyudi Bongkar Dalang Kasus Penyadapan

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menyatakan dukungan moral kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menjalankan tugasnya.

Para purnawirawan komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) juga mengapresiasi langkah awal Suyudi, mulai dari mutasi pejabat hingga penindakan kasus narkoba dan penyadapan yang melibatkan oknum internal Polri.

Advertisement

Dukungan tersebut disampaikan Ketua PKBB sekaligus Komandan Korps Brigade Mobil (Brimob) periode 2009-2010 Komjen (Purn) Imam Sudjarwo saat bersama sejumlah mantan Dankorbrimob mengunjungi Kapolri pada Jumat 6 November 2026 kemarin. Selain bersilaturahmi, mereka memberikan dukungan, arahan, dan masukan kepada pimpinan Polri.

Menurut Imam, kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga untuk memberikan dukungan moral kepada Suyudi yang merupakan bagian dari keluarga besar Brimob.

"Kita mengucapkan selamat beliau diberikan amanah selaku Kapolri. Itu merupakan kebanggaan kita semua keluarga besar Brimob, tidak hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. Karena beliau, Bapak Kapolri ini, lahir dari Brimob," ujar Imam dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026).

Imam menilai Suyudi pantas mengemban jabatan Kapolri. Karena itu, PKBB berkomitmen mendukung kebijakan-kebijakan yang diambilnya, meski dukungan tersebut diberikan secara moral.

Imam mengaku terkejut dengan langkah cepat Suyudi melakukan mutasi dalam jumlah besar tidak lama setelah dilantik. Menurut dia, mutasi tersebut diperlukan untuk membentuk organisasi Polri yang sehat dengan menempatkan orang-orang yang tepat pada posisi masing-masing.

"Baru dilantik beliau sudah melakukan mutasi yang begitu banyak. Ini tentu dengan tujuan yang baik untuk mendapatkan, memperoleh organisasi yang sehat. Ya, organisasi yang sehat mesti harus diisi orang-orang yang tepat," kata Imam.

Selain mutasi, Imam mengapresiasi penindakan kasus narkoba berskala besar di berbagai wilayah Indonesia. Dia juga menyoroti keberanian Kapolri menangani perkara penyadapan yang melibatkan anggota internal Polri.

"Ini luar biasa yang mengagetkan kita semua, juga termasuk rekan-rekan media, ternyata juga pelakunya adalah dari internal Polri sendiri. Ini adalah keberanian beliau," ucap dia.

Imam mengakui penegakan hukum terhadap anggota sendiri bukan perkara mudah. Namun, dia menilai langkah tersebut menunjukkan keberanian Suyudi dalam membenahi institusi.

Dia kemudian mengaitkan langkah cepat Kapolri dengan semboyan yang dikenal di lingkungan Brimob.

"Kalau di Brimob dulu sekali tampil harus berhasil, sekali melangkah pantang menyerah. Ini adalah moto beliau," tutur dia.

Imam berharap Suyudi mampu memikul tanggung jawab besar tersebut dan menuntaskan berbagai pekerjaan rumah Polri. Ia memastikan keluarga besar Brimob melalui PKBB di seluruh Indonesia akan terus berada di belakang Kapolri untuk memberikan dukungan.

Dalam kesempatan itu, Imam juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dilihatnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 80 persen dalam satu bulan kepemimpinan Suyudi.

"Kita lebih bangga juga, saya coba melihat data-data bahwa satu bulan kepemimpinan Pak Suyudi ini, tingkat kepercayaan masyarakat sekarang sudah 80 persen. Ini luar biasa, ini kebanggaan kita semua," kata Imam.

Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menemui Kapolri Jenderal Suyudi di Mabes Polri, Jumat (6/11/2026).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan para seniornya. Dia menyebut para mantan Dankorbrimob selama ini turut memberikan arahan dan masukan kepada jajaran Korps Brimob.

Menurut Suyudi, dukungan tersebut menjadi kekuatan bagi Polri dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk penanganan berbagai perkara yang tengah dihadapi institusi tersebut.

"Para Dankorbrimob pada masanya memberikan kami juga kekuatan, memberikan kita wejangan agar kita semua senantiasa tetap solid," kata Suyudi.

Suyudi menegaskan kondisi internal Polri tetap solid dan berharap kekompakan tersebut semakin kuat berkat dukungan para senior serta seluruh elemen masyarakat. Suyudi juga mengapresiasi peran Brimob dalam membantu jajaran Polri menjaga keamanan di Indonesia.

Dia berharap silaturahmi dengan para purnawirawan terus terpelihara, sekaligus memperkuat sinergi TNI-Polri dan masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penembakan Tragis di Alun-alun Krakow Polandia, 5 Orang Tewas
• 1 jam lalu
0
thumb
Respons Bahlil soal Tudingan Rapat dengan Listyo Cs Sebelum Penangkapan
• 9 jam lalu
0
thumb
Biaya Haji 2027 di Negara Tetangga Turun Drastis, Apa Penyebabnya?
• 8 jam lalu
0
thumb
Rekor MURI Lomba Renang Pelajar, Bukti Anak Muda Mampu Wujudkan Hal Besar
• 8 jam lalu
0
thumb
Sean Gelael dan WRT #32 Tampil Kompetitif di Sesi Latihan Bebas
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.