Bahlil Sudah Tahu Siap Orang di Balik Isu Munaslub Golkar, Tegaskan Tak Ada Tempat bagi Pengkhianat!

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyindir pihak-pihak yang disebutnya berupaya memicu kegaduhan melalui penyebaran flyer hoaks mengenai musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Golkar.

Ia mengaku telah mengetahui orang-orang yang memainkan isu tersebut dan menyebut mereka sebagai “Abu Leke kelas tinggi”.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menghadiri pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Maluku, Sabtu (7/11/2026).

“Dan seiring dengan itu ada juga flyer hoaks-hoaks itu, yang mau bikin macam-macam itu,” kata Bahlil.

Ia kemudian menyindir pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut. Bahlil menegaskan dirinya memahami pola dan gerakan yang berupaya mengganggu soliditas internal partai.

“Saya sudah tahu orang-orang itu, saya sudah tahu. Kalian pikir saya orang kampung enggak ngerti. Aku paham. Om paham. Om paham sekali. Om suka itu,” ujar Bahlil.

Bahlil mengingatkan kader Golkar untuk menjaga loyalitas dan kesetiaan di tengah dinamika internal partai.

Ia menegaskan tidak memberi ruang bagi pengkhianatan dalam perjuangan politiknya. Untuk mempertegas sikap tersebut, Bahlil mengutip falsafah pelaut, “sekali layar berkembang pantang surut untuk kembali”.

Baca Juga: Bahlil Ancam Somasi Penyebar Isu Penyadapan, Beri Waktu 3 x 24 Jam

Baca Juga: Namanya Terseret Isu Penyadapan, Bahlil: Saya Juga Disadap!

“Saya punya prinsip mati di medan perang jauh lebih berharga dan bermartabat daripada menjadi pengkhianat atau kembali dalam pertarungan,” katanya.

Bahlil juga memperingatkan pihak-pihak yang mencoba menghasut kader dan membuat kegaduhan agar tidak menganggap remeh sikapnya.

“Kau jangan coba-coba main-main. Om tahu caranya,” ujar Bahlil.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mencuat Isu Ketum Parpol di Balik Penyadapan Presiden
• 18 jam lalu
0
thumb
KPK Cecar Bos Bela Parahiyangan Terkait Izin Urus HGB ke ATR/BPN
• 2 jam lalu
0
thumb
Piala Asia 2027 Mundur, Bima Sakti Yakin Persiapan Timnas Indonesia Makin Maksimal
• 1 jam lalu
0
thumb
Skandal Biksu di Taiwan : Diduga Menggelapkan Sumbangan Sekitar Rp 165,9 Miliar dan Mengubur 800 Kilogram Emas serta Perak
• 16 jam lalu
0
thumb
Ekspor Energi dan Mineral Tanpa Transit, Jangan Sekadar ”Ganti Pemain”
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.