Senat Paraguay Makzulkan Santiago Peña Usai Bank Ueno Kolaps, Terancam Dipidanakan

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Senat Paraguay memakzulkan Presiden Santiago Peña dari jabatannya pada Jumat (6/11). Kejatuhan politik yang dramatis ini membuka jalan bagi Peña untuk menghadapi kemungkinan tuntutan pidana terkait dugaan keterlibatannya dalam keruntuhan salah satu bank digital besar di Paraguay, Bank Ueno.

Mengutip Bloomberg, Sabtu (7/11), seluruh 44 senator yang hadir memberikan suara untuk memakzulkan Peña, sehari setelah majelis rendah Kongres secara bulat menyetujui pemakzulannya. Peña kemudian ditempatkan dalam tahanan rumah.

Peña, sekutu penting Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sebelumnya telah menawarkan untuk mengundurkan diri di tengah tekanan yang semakin meningkat terkait hubungannya dengan Ueno Bank, sebuah bank komersial yang berhenti beroperasi awal pekan ini.

Kantor kejaksaan pada Kamis (5/11) menyatakan telah membuka penyelidikan pidana terhadap Peña. Sebelum melepas kepemilikannya pada tahun lalu, Peña diketahui memiliki saham di perusahaan induk bank tersebut, Grupo Vázquez.

Dengan memilih untuk memakzulkan Peña alih-alih menerima pengunduran diri, para anggota parlemen menggagalkan haknya untuk memperoleh kursi seumur hidup tanpa hak suara di Senat. Konstitusi Paraguay memberikan hak tersebut kepada mantan presiden. Status itu akan memberinya kekebalan hukum yang luas dari proses penuntutan.

Wakil Presiden Pedro Alliana dilantik sebagai pemimpin baru Paraguay pada Jumat (6/11). Alliana, yang berhasil lolos dari pemungutan suara pemakzulan pada Kamis (5/11), akan menjalankan sisa masa jabatan Peña yang berakhir pada Agustus 2028.

Kasus Ueno Bank memicu krisis politik terbesar di Paraguay sejak Kongres memakzulkan mantan Presiden Fernando Lugo pada 2012, menyusul bentrokan mematikan antara polisi dan para petani tak bertanah.

Regulator menyita Ueno Bank pada Selasa (3/11) pagi dan membekukan tabungan jutaan warga Paraguay, termasuk para pensiunan. Keputusan ini memicu aksi protes besar-besaran di negara yang sekitar satu dari tiga penduduknya memiliki simpanan di bank tersebut. Sementara itu, bank sentral mulai mengganti dana nasabah melalui dana penjaminan simpanan.

Simpanan pemerintah di Ueno Bank meningkat dari nol ketika Peña mulai menjabat pada 2023 menjadi lebih dari USD 800 juta pada awal tahun ini. Peña juga menunjuk langsung mantan eksekutif Ueno untuk memimpin bank sentral negara tersebut. Hal ini pun memicu sorotan publik terhadap kedekatan hubungan dan lemahnya pengawasan, sementara pertumbuhan pesat Ueno Bank terus berlangsung tanpa kendali.

Kepala bank sentral, Carlos Carvallo, mengundurkan diri pekan ini. Sementara itu, Miguel Vázquez, pemilik Ueno Bank, ditangkap pada pekan ini.

Pemakzulan Peña kemungkinan akan mengakhiri karier politiknya yang diwarnai perpindahan dukungan antarpartai dan kenaikan karier yang pesat berkat aliansinya dengan mantan Presiden Horacio Cartes. Cartes merupakan ketua Partai Colorado yang berkuasa sekaligus salah satu pengusaha terkaya di Paraguay.

Peña bergabung dengan Partai Colorado ketika menjabat sebagai menteri keuangan di bawah pemerintahan Cartes, yang memimpin Paraguay pada 2013–2018. Setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan calon presiden partai tersebut pada 2017, Peña berhasil memperoleh pencalonan lima tahun kemudian dan memenangkan pemilihan presiden pada 2023.

Peña yang dikenal karismatik telah melakukan puluhan perjalanan ke luar negeri untuk bertemu para pemimpin negara lain dan menarik investor. Pemerintahan Trump menjalin hubungan erat dengan pemerintahannya yang pro-bisnis. Bahkan, dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi di Washington pada Februari, Trump memujinya sebagai sosok pria muda yang tampan.

Dalam pernyataan menjelang pemungutan suara, Kedutaan Besar AS di Paraguay menyampaikan solidaritas kepada rakyat negara tersebut serta meminta pihak berwenang menjaga perdamaian dan menghormati lembaga-lembaga demokrasi. Namun, pernyataan itu tidak menyebut nama Peña.

Para pengkritik kerap menuding Peña hanya menjadi boneka Cartes. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Peña memutuskan hubungan dengan mantan presiden tersebut, sehingga semakin memperlebar perpecahan di tubuh Partai Colorado.

Cartes secara terbuka menyerukan pemakzulan Peña pada Kamis (5/11). Seruan tersebut memicu proses pemakzulan yang berlangsung cepat dan berujung pada kejatuhan Peña.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Persija Menang Tipis 1-0 dari Persebaya, Shin Tae-yong dan Rizky Ridho Kompak Sorot Kualitas Rumput JIS
• 2 jam lalu
0
thumb
TNI AL Temukan Black Box dan Ekor Helikopter Mi-17 yang Jatuh di Kalteng
• 2 jam lalu
0
thumb
Kontingen Luwu Juara Defile Porprov, Patahudding Raih Hadiah Motor Listrik
• 7 jam lalu
0
thumb
Tiga Bulan di Bawah Skema Danantara, Konversi Devisa Ekspor SDA ke Rupiah Anjlok
• 23 jam lalu
0
thumb
Jajaran Saham Top Losers Sepakan, Ada TRUE dan CBRE
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.