Aksi Mimbar Bebas, Polri Diminta Ungkap Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Berbagai kelompok masyarakat turut merespons aksi pengungkapan dugaan penyadapan ilegal yang turut mengarah ke Presiden RI, Prabowo Subianto.

Tak terkecuali bagi NexGen Organizer Academy (NOA) yang turut mendesak penegak hukum khususnya Polri untuk dapat mengungkap secara utuh dugaan penyadapan itu.

Bahkan desakan dilakukan dengan menggelar aksi mimbar bebas bertajuk 'NOA Bersama Prabowo, Jaga Indonesia!' di kawasan Lingkar Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11/2026).

Founder NOA, Abdul Munir Sara mengatakan dugaan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang menyangkut kedaulatan negara, keamanan Presiden, serta kehormatan institusi kepresidenan.

Karena itu, NOA mendesak aparat penegak hukum mengusut perkara tersebut hingga tuntas, termasuk mengungkap aktor intelektual, motif, jaringan, serta seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya setiap tindakan dengan potensi mengganggu jalannya pemerintahan yang sah harus mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum terlebih ancaman terhadap konstitusi dan negara.

“Tidak boleh ada ruang bagi praktik abuse of power, infiltrasi, maupun tindakan inkonstitusional yang berpotensi mengancam stabilitas nasional,” kata Munir, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Munir mengaku dalam aksinya turut menyampaikan sejumlah pernyataan sikap organisasi tesebut.

Diantaranya yakni dukungan kepada Prabowo dalam menjalankan mandat konstitusional sebagai Presiden RI.

Kemudian, pihaknya turut mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden, termasuk mengungkap aktor intelektual, motif, jaringan, dan seluruh pihak yang terlibat.

"Meminta keterbukaan fakta hukum mengenai praktik penyadapan, akses ilegal, serta dugaan penghapusan data elektronik," kata Munir.

Selain itu, kata Munir, organisasi turut menuntut penindakan tegas terhadap seluruh pihak terbukti bersalah tanpa pandang bulu termasuk mereka yang menyalahgunakan kewenangan dan mengancam keamanan negara.(raa/muu)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu 1.000 Meter ke Tenggara
• 11 jam lalu
0
thumb
Bongkar Mafia Haji dan Umrah, Kemenhaj Siapkan Aplikasi Sistem Informasi Pengaduan
• 7 jam lalu
0
thumb
Ditjen Minerba Dorong Tata Kelola Tambang Berkelanjutan, Apresiasi Minerba 2026 Jadi Penguatan Kinerja Perusahaan
• 23 jam lalu
0
thumb
Produksi Sumur Baru Blok Mahakam Lampaui Target, Gas 3,3 MMSCFD dan Minyak 250 BOPD
• 10 jam lalu
0
thumb
Foto: Gol Tunggal Ivan Mamut Bawa Persija Tundukkan Persebaya 1-0 di JIS
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.