Pramono Usul Mangrove Muara Kamal Jadi Kebun Raya Jakarta

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal mengajukan kawasan mangrove Muara Kamal, Jakarta Utara, kepada pemerintah pusat untuk dijadikan Kebun Raya Mangrove Jakarta. Usulan tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun depan.

Hal itu disampaikan Pramono usai menggelar rapat bersama jajaran Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat, 6 November 2026. Rapat tersebut merupakan pertemuan tingkat kecamatan ketiga dari rangkaian agenda Pramono menggelar rapat di 44 kecamatan di Jakarta.

“Pemerintah DKI Jakarta segera mengajukan ke pemerintah pusat agar tempat itu dijadikan Kebun Raya Mangrove Jakarta, sebab Jakarta belum punya kebun raya,” ujar Pramono di Kantor Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat, 6 November 2026.

Baca Juga :

Gubernur DKI Setujui Liga Aspal Digelar di RPTRA Jakarta untuk Tekan Tawuran
Pramono menyebut kawasan mangrove di Muara Kamal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kebun raya. Kawasan tersebut memiliki luas mangrove sekitar 50 hektare dan dinilai dalam kondisi cukup baik.

Ia mengatakan pengajuan tersebut akan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan sejumlah pihak, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta dinas terkait di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Yang untuk Kebun Raya Mangrove, yang pertama kita berkoordinasi terlebih dahulu dengan BRIN, kemudian dengan Dinas Kehutanan dan juga Taman Kota nanti akan berkoordinasi untuk segera diajukan,” jelas Pramono.

Baca Juga :

Pramono: Tawuran di Kampung Melayu Turun dari 132 Jadi 20 Kali
Pramono berharap pengembangan Kebun Raya Mangrove Jakarta dapat menjadi salah satu capaian Pemprov DKI pada tahun depan. Ia menyebut keberadaan kebun raya tersebut dapat menjadi fasilitas edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar.

“Tetapi saya berharap kalau bisa di tahun depan ini sudah menjadi, bisa kado buat Jakarta, bahwa Jakarta punya kebun raya,” ungkap Pramono.

Menurut Pramono, pengembangan kawasan tersebut nantinya juga akan disertai pembenahan fasilitas. Dengan demikian, masyarakat dan pelajar dapat memanfaatkan kawasan mangrove sebagai tempat belajar mengenai tanaman serta ekosistem mangrove tanpa harus pergi ke luar Jakarta.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Suara Bos Sungguhan, Taktik Deepfake AI Ini Kuras Duit Perusahaan Rp2 T
• 17 jam lalu
0
thumb
Hasil Super League 2026-2027: 9 Pemain PSM Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Segiri
• 6 jam lalu
0
thumb
UMI Hadirkan SIBAS Mobile, Digitalisasi Bank Sampah di Ballaparang, Kota Makassar
• 13 jam lalu
0
thumb
[FULL] Gerindra, PSI & Eks Kepala BAIS TNI Soal Penyadapan Prabowo: Usai Listyo Siapa Lagi Dikejar?
• 5 jam lalu
0
thumb
Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden, 4 Jenderal Polisi Jadi Tersangka-Beranda Nasional
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.