Raih Special Mention di Tokyo, Desember Jani Tayang di JAFF 2026

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

YOGYAKARTA -- Film Desember Jani akan menggelar pemutaran perdana di Indonesia dalam Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2026. Film produksi Palari Films tersebut juga akan berkompetisi dalam kategori Indonesian Screen Awards.

Sebelumnya, Desember Jani menjalani world premiere di kompetisi Asian Future, Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39, dan meraih penghargaan Special Mention.

Baca Juga
  • Cerita Pemain Film People Pleaser Biar Bebas dari Rasa Nggak Enakan
  • Film Desember Jani Jadi Refleksi Luka Tiga Generasi yang Mau Belajar Mencoba
  • Sisi Gelap Jalan Pintas Berbuah Petaka di Film Dewi Siluman Ular

JAFF 2026 berlangsung pada 29 November hingga 6 Desember 2026 di sejumlah lokasi pemutaran di Yogyakarta. Berdasarkan keterangan Palari Films, Desember Jani dijadwalkan tayang pada 29 November pukul 18.10 WIB dan 30 November pukul 18.05 WIB di Empire XXI.

Film ini mengisahkan kehidupan empat perempuan dari tiga generasi yang tinggal dalam satu rumah, yakni Oma (Tutie Kirana), Winnie (Sigi Wimala), serta dua anak perempuannya, Julia (Hyori Mika) dan Jani (Chempa Puteri).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Konflik bermula ketika Julia pergi dari rumah tanpa berpamitan. Jani, yang masih berusia 13 tahun, kemudian dihadapkan pada pilihan untuk tetap diam demi melindungi kakaknya atau menyampaikan apa yang diketahuinya kepada sang ibu.

Di balik konflik keluarga tersebut, film debut penyutradaraan Ariani Darmawan ini menyoroti kerja perawatan atau invisible care labour yang kerap tidak terlihat. Pekerjaan itu mencakup aktivitas domestik seperti menyiapkan makanan, merapikan rumah, merawat orang tua lanjut usia, hingga mengurus berbagai kebutuhan keluarga.

Kerja perawatan tersebut sering kali tidak memperoleh pengakuan dan tidak dibayar. Tanggung jawab itu pun masih kerap dilekatkan pada perempuan.

Sutradara Ariani Darmawan mengatakan, film tersebut dibuat untuk merayakan pengalaman menjadi perempuan sekaligus memberi ruang bagi pekerjaan perawatan yang selama ini kurang mendapat perhatian. “Sejak awal, film ini dibuat untuk keluarga Indonesia. Di JAFF, untuk pertama kalinya kami bisa melihat langsung bagaimana penonton di rumah sendiri merespons cerita ini,” ujar Ariani dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).

Dia berharap cerita dalam film tersebut dapat mendorong penonton untuk lebih terbuka berkomunikasi dengan anggota keluarga.

Program Director JAFF Alexander Matius menilai, Desember Jani menghadirkan konflik keluarga melalui percakapan sehari-hari dan aktivitas domestik. Menurut dia, pendekatan tersebut membuat dinamika hubungan tiga generasi perempuan dapat tersampaikan tanpa perlu dialog yang berlebihan.

Film ini juga menandai kembalinya Sigi Wimala ke layar lebar. Sementara itu, Chempa Puteri menjalani peran utama pertamanya dan Hyori Mika melakukan debut layar lebar. Tutie Kirana turut membintangi film tersebut setelah lebih dari lima dekade berkarya di dunia seni peran.

Skenario Desember Jani ditulis Ariani bersama penyair dan novelis Cyntha Hariadi. Film ini diproduseri Meiske Taurisia. Setelah pemutaran di JAFF, Desember Jani dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 10 Desember 2026.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sudah Bakar Uang Rp9 Triliun, Elon Musk Tetap Kalah Telak di Pemilu AS
• 13 jam lalu
0
thumb
KRL Produksi INKA Rangkaian Kedelapan Siap Beroperasi Mulai 1 Desember 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
Polisi Tangkap Tersangka Baru Pembakaran Tempat Usaha di Sukoharjo
• 10 jam lalu
0
thumb
Trump: AS kehilangan 3 triliun dolar karena Demokrat menang pemilu
• 15 jam lalu
0
thumb
Partai Republik Mengalami Kekalahan, Persaingan Pilpres AS 2028 dan Calon Hakim Agung AS Menjadi Sorotan
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.