JAKARTA, DISWAY.ID - Ikatan Guru Indonesia (IGI) menganugerahkan Anugerah Pendidikan Indonesia (API) kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd.
Ini bukan sekadar plakat di atas meja kantor, melainkan pengakuan resmi pertama yang diterimanya langsung dari wadah organisasi profesi guru.
"Saya sangat bersyukur dan bangga karena ini adalah penghargaan pertama yang saya peroleh dari organisasi profesi guru," ujar Nunuk saat memberikan sambutan di Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
BACA JUGA:Peran Sosok AK Mulai Terkuak di Kasus Tambang Nikel, Kejagung Geledah 6 Lokasi!
Ini berarti IGI benar-benar mencermati proses kerja keras yang kita lakukan sejak awal 2020 hingga saat ini.
Ada alasan kuat mengapa apresiasi tersebut diberikan.
Saat Nunuk pertama kali masuk ke birokrasi kementerian pada 2020, kondisi di lapangan sungguh memprihatinkan.
Capaian sertifikasi guru nasional baru menyentuh angka 30%.
Di saat yang sama, terdapat lebih dari 600 ribu guru honorer yang menggantungkan nasib di sekolah-sekolah negeri, dengan mayoritas berusia di atas 35 tahun .
BACA JUGA:Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Dirut KAI: Disita Agustus 2025, Kasus 2018-2023
Pemerintah bergerak cepat.
Skema akselerasi sertifikasi dan pengangkatan status pendidik langsung digulirkan.
"Sebelum bicara hal lain, hak dan kesejahteraan para guru harus kita penuhi terlebih dahulu," tegas Nunuk .
Hasilnya, sejak tahun 2021, lebih dari 1 juta guru honorer berhasil diangkat menjadi ASN PPPK sebagai langkah awal memberikan kepastian masa depan.
Namun, tantangan dunia pendidikan tidak berhenti pada status honorer.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)