Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) siap menggelar turnamen sepak bola jalanan Liga Aspal di kawasan Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur. Kompetisi tersebut akan memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Timur dengan menggandeng komunitas Liga Aspal.
“Jadi memang tadi dalam rangka peresmian ring tinju yg ada di fly over Kampung Melayu, memang lokasinya kan sangat luas dan termasuk di situ ada sebuah jalan yang tadinya tidak bagus kita aspal dan cukup luas sebelum menuju ring tinju,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di kawasan Jakarta Timur, Jumat, 6 November 2026.
Munjirin mengatakan, rencana tersebut muncul setelah melihat potensi pemanfaatan area di sekitar ring tinju yang baru diresmikan. Lokasi tersebut memiliki akses jalan yang telah diperbaiki dan area cukup luas untuk kegiatan olahraga.
Ia menyebut, penyelenggaraan Liga Aspal di Jakarta Timur terinspirasi dari gagasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang sebelumnya menggagas kompetisi serupa di kawasan Menteng Jaya, Jakarta Pusat, pada Juli 2026.
Baca Juga :
Gubernur DKI Setujui Liga Aspal Digelar di RPTRA Jakarta untuk Tekan Tawuran“Akhirnya kita teringat ada statement dari Pak Gubernur pada bulan Juli itu ada Liga Aspal waktu itu menyampaikan di Kelurahan Menteng Jaya Jakarta Pusat, apa salahnya itu kita coba aplikasikan di dekat ring tinju tersebut di Jakarta Timur,” ujar Munjirin.
Munjirin memastikan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan berkoordinasi dalam waktu dekat untuk merealisasikan turnamen tersebut.
“Dan buat sesuai dengan permintaan dari Pak Gubernur untuk membuat Liga Aspal memperebutkan Piala Walikota Jakarta Timur insyaallah mudah-mudahan lancar semuanya dan anak muda Jakarta Timur mudah-mudahan makin baik terus,” tutur Munjirin.
Sementara itu, Founder Liga Aspal Andicka Prasetia alias Odoy menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai sepak bola dapat menjadi sarana pemersatu pemuda sekaligus menyalurkan energi anak muda melalui kegiatan positif.
Ilustrasi Liga Aspal. Foto: Instagram @ligaakamsi.
“Ini merupakan langkah positif. Kami menyambut baik kolaborasi bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Kami percaya bahwa sepak bola bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi media pemersatu, membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan antarpemuda. Daripada energi anak muda digunakan untuk tawuran, lebih baik kita arahkan untuk berkompetisi secara sehat di lapangan,” ungkap Odoy.
Odoy berharap, penyelenggaraan Piala Wali Kota Jakarta Timur dapat mengubah stigma kawasan Flyover Kampung Melayu menjadi ruang interaksi positif bagi generasi muda. Ia juga berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan.
“Kami menyambut baik ajakan dan gagasan Bapak Wali Kota. Ini merupakan kesempatan bagi kami untuk ikut mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman melalui pendekatan olahraga. Kami percaya bahwa anak-anak muda bukan untuk dijauhi, melainkan harus dirangkul, diberikan ruang, kesempatan, dan wadah untuk menunjukkan potensi mereka,” kata Odoy
Menurut Odoy, turnamen tersebut diharapkan menjadi awal dari kegiatan berkelanjutan yang memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui sepak bola.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui penyelenggaraan Liga Aspal di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Persetujuan tersebut disampaikan saat meninjau pemanfaatan ruang publik di kolong jembatan layang, Jumat, 6 November 2026.
“Saya menyetujui untuk di Jakarta Timur ini digulirkan pertandingan Liga Aspal, karena kemarin marak tidak semua tempat bisa digunakan untuk Liga Aspal. Tetapi di Jakarta Timur, termasuk di Kampung Melayu ini, saya yakin bisa digunakan untuk Liga Aspal dan untuk itu menyetujui kalau kemudian Liga Aspal memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Timur,” ujar Pramono.





Komentar (0)