Kronologi Pembunuhan Wanita di Cimahi, Ternyata Berawal dari Aplikasi Kencan MiChat

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Polres Cimahi,  mengungkap motif pembunuhan seorang perempuan berinisial TS (43) di sebuah kamar indekos di Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto mengatakan pembunuhan itu dipicu sakit hati pelaku setelah diusir korban sebelum keinginannya terpenuhi.

Endy mengatakan peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Kamis (5/11) sekitar pukul 18.00 WIB itu bermula dari komunikasi antara pelaku berinisial RS (43) dengan korban melalui aplikasi MiChat.

"Awalnya tersangka berkomunikasi dengan korban melalui aplikasi MiChat dan mengajak korban untuk berhubungan badan, setelah disepakati harga, korban meminta tersangka datang ke tempat kosnya," kata Endy saat gelar perkara di Polsek Cimahi.

Keduanya kemudian menyepakati tarif hubungan badan sebesar Rp250.000, setelah mencapai kesepakatan korban mengirimkan lokasi indekosnya kepada pelaku untuk bertemu.

Setibanya di lokasi, pelaku dipersilakan masuk ke kamar korban dan setelah pintu dikunci, korban meminta pelaku mentransfer uang sesuai kesepakatan hingga RS mengirimkan uang sebesar Rp250.000.

Namun, situasi berubah ketika korban meminta pelaku meninggalkan kamar sebelum keinginannya terpenuhi, bahkan korban disebut sempat menendang RS karena ada tamu lain yang sedang menunggunya.

Perlakuan tersebut memicu kemarahan pelaku hingga memukul korban yang kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju kamar mandi, tetapi pelaku mengejarnya dan mengambil sebilah pisau untuk menyerang korban.

"Motifnya karena tersangka merasa sakit hati, hasratnya belum selesai terlampiaskan, tetapi sudah diusir dan ditendang oleh korban," ujarnya.

Setelah melihat korban tidak lagi bergerak, pelaku sempat berada di dalam kamar sebelum terdengar ketukan pintu dari luar hingga sejumlah penghuni indekos masuk dan menemukan korban tergeletak bersimbah darah di dalam kamar mandi.

Sebelumnya, Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan mengatakan, jasad korban pertama kali diketahui oleh tetangga indekos yang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada petugas keamanan sebelum diteruskan kepada kepolisian.

"Kami menerima laporan adanya penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia, setelah menerima laporan petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban," katanya.

Donny menambahkan, korban ditemukan dengan luka pada bagian leher dan selanjutnya dievakuasi ke RS Sartika Asih, Kota Bandung, untuk menjalani autopsi, sedangkan polisi telah mengamankan RS untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut. (ant)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Angka Pernikahan Warga China Anjlok, Terendah dalam 18 Tahun
• 2 jam lalu
0
thumb
Penyebab Mouse Wireless Tidak Terdeteksi di Laptop dan Cara Mengatasinya
• 21 jam lalu
0
thumb
Kontrak Guru Non-ASN hingga Tenaga Medis Diperpanjang
• 13 jam lalu
0
thumb
5 Berita Terpopuler: Kesejahteraan PPPK Terus Dipikirkan, tetapi Tidak Semua lewat Demo 10 November, Ada Kata Melumpuhkan
• 20 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Purnawirawan Polri: Itu Pengkhianat!
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.