Jakarta, VIVA - Lingkungan kerja yang nyaman kini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi karyawan dalam memilih dan mempertahankan pekerjaan. Selain gaji, faktor seperti apresiasi, kesejahteraan, hubungan dengan rekan kerja, hingga kesempatan mengembangkan kemampuan turut memengaruhi pengalaman seseorang di tempat kerja.
Perubahan kebutuhan tenaga kerja tersebut semakin terasa di tengah perkembangan industri digital yang bergerak cepat. Karyawan dituntut untuk terus beradaptasi dengan teknologi, menghadapi perubahan pasar, sekaligus menjaga produktivitas.
Di sisi lain, perusahaan juga perlu menciptakan lingkungan yang membuat karyawan merasa dihargai dan memiliki ruang untuk berkembang. Sebab, budaya kerja yang positif tidak hanya berpengaruh terhadap kenyamanan individu, tetapi juga dapat mendukung kualitas kinerja dan kolaborasi tim.
Hal ini menjadi perhatian dalam pengelolaan sumber daya manusia di industri perdagangan digital. Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat pengalaman karyawan adalah survei mengenai kepercayaan, kenyamanan, dan kepuasan mereka terhadap lingkungan kerja.
Apresiasi dan Rasa Dihargai Jadi Bagian dari Budaya Kerja
Sebuah lingkungan kerja yang sehat tidak selalu harus diukur dari fasilitas mewah. Pengakuan terhadap kontribusi karyawan, kesempatan menyampaikan pendapat, serta perlakuan yang adil juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa memiliki terhadap perusahaan.
Chief Executive Officer AHA Commerce Stephen Lawrence mengatakan, pengalaman karyawan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan perusahaan dalam membangun budaya kerja.
"Bagi kami, sertifikasi ini bukan sekadar pengakuan eksternal, tetapi cerminan dari suara AHA Heroes. Selama 15 tahun, pertumbuhan AHA dibangun melalui kontribusi dan kerja sama seluruh tim," ujar Stephen, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/11/2026).
Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil survei Trust Index yang dilakukan pada 12-18 Oktober 2026 terhadap 199 karyawan, termasuk tenaga kerja tetap dan freelance. Sebanyak 82 persen responden memberikan penilaian positif terhadap pengalaman mereka bekerja di perusahaan tersebut.
Survei itu juga mencatat 93 persen responden merasa disambut dengan hangat ketika bergabung dan memperoleh fasilitas serta peralatan yang dibutuhkan untuk bekerja.
Sementara itu, 92 persen karyawan mengaku bangga terhadap pencapaian bersama dan menilai manajemen memiliki visi yang jelas mengenai arah perusahaan. Sebanyak 91 persen responden juga menilai setiap orang diperlakukan secara adil tanpa memandang ras.






Komentar (0)