Grid.ID - Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Barat menggelar aksi di kantor Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ratusan buruh itu meminta Dedi agar menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 sebesar 100 persen dari kebutuhan hidup layak (KHL), yakni Rp 4.122.871.
Adapun aksi unjuk rasa itu digelar di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (5/11/2026). Ketua DPW FSPMI Jawa Barat, Supriyadi Pyong mengatakan, aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan buruh serentak di berbagai provinsi di Indonesia untuk menyampaikan tuntutan terkait penetapan upah 2027.
"Hari ini adalah awal permulaan perjuangan upah kita tahun 2027," ujar Supriyadi.
Supriyadi menilai upah minimum yang berlaku saat ini belum mampu mencukupi kebutuhan hidup layak para pekerja. Menurutnya, UMP Jawa Barat 2026 hanya sebesar Rp 2,3 juta, sedangkan kebutuhan hidup layak pekerja mencapai Rp 4,12 juta.
"Kita minta agar Gubernur menetapkan Upah 2027 terkait UMP sebesar 100 persen KHL," ujar Supriyadi.
Selain menuntut UMP 2027 sebesar 100 persen KHL, FSPMI Jawa Barat juga meminta pemerintah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK), dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP).
Khusus UMSP, buruh mengusulkan besarannya ditetapkan 5 persen lebih tinggi dari UMP Jawa Barat. Selain itu, mereka juga meminta perhitungan kenaikan upah menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK), pertumbuhan ekonomi, dan faktor alfa.
Berdasarkan perhitungan tersebut, FSPMI mengusulkan kenaikan upah sekitar 7,5 hingga 9,5 persen. Jika tuntutan 100 persen KHL tidak terpenuhi di tingkat Provinsi, buruh akan mendorong kenaikan upah melalui penetapan UMK dan UMSK di masing-masing daerah.
"Dan apabila tidak terpenuhi 100 persen KHL, kita serahkan di daerah kawan-kawan masing-masing, terutama di Kabupaten dan kota agar maksimalkan UMK dan juga UMSK," kata Supriyadi.
Tak main-main, jika tuntutan itu tak dipenuhi, FSPMI Jawa Barat juga mengancam menggelar aksi dengan massa lebih besar.
"Apabila tidak terpenuhi sama Gubernur Jawa Barat, Insyaallah kita akan tumpah ruahkan seluruh anggota Jawa Barat ke Kota Bandung, terutama di depan kantor Gedung Sate," katanya.
Kendati begitu, Dedi Mulyadi belum buka suara terkait aksi demo para buruh tersebut.
Dedi Mulyadi Siarkan Info Loker di Tiktok
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiarkan informasi lowongan kerja secara langsung melalui TikTok setiap Rabu untuk membantu masyarakat mencari pekerjaan.
Program bernama Live Bursa Kerja tersebut mulai digelar pada Rabu (16/9/2026) untuk wilayah Kabupaten Bekasi.
"Hari ini kita akan memulai di Kabupaten Bekasi, jam live-nya 9.30 WIB pagi ini," kata Dedi melalui unggahan di Instagramnya yang dikonfirmasi Kompas.com.
Diakui Dedi, banyak perusahaan yang tidak terbuka mengenai informasi lowongan pekerjaan yang tersedia. Padahal informasi itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
"Info lowongan kerja selalu ditanyakan. Banyak perusahaan yang tidak mau terbuka terhadap lowongan kerja di perusahaannya," ujar Dedi.
"Semoga informasi ini bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Provinsi Jawa Barat, terutama para pencari kerja, khususnya para pencari kerja di wilayah di mana kegiatannya dilaksanakan," katanya. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)