Mercedes-Benz Bikin Kaca Mobil Lebih Interaktif, Bisa Munculkan Notifikasi

kumparan.com
18 jam lalu
Cover Berita

Kaca mungkin jadi salah satu komponen pada mobil yang paling jarang mendapat sentuhan teknologi terbaru. Namun Mercedes-Benz coba berkreasi dengan membuat prototipe agar bidang tembus pandang ini jauh lebih interaktif.

Dilansir dari laman resmi perusahaan, dengan semangat perjalanan selama 140 tahun di industri otomotif, jenama Jerman tersebut memperkenalkan teknologi layar yang tersusun dari titik LED dan kemudian ditanamkan di dalam kaca mobil.

Vice President Development Innovations, Operations & Digitalisation Mercedes-Benz AG, Ida Wolf mengatakan bahwa perkembangan teknologi kendaraan haruslah berpijak pada aspek fungsionalitas dan kemudahan mobilitas.

"Dengan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari pelanggan, kami terus membentuk mobilitas masa depan secara berkelanjutan," katanya.

Jadi, bagaimana konsepnya? Fokus pada rekayasa teknologi ini adalah integrasi elemen layar LED secara langsung ke dalam kaca komposit kendaraan. Sehingga, bidang kaca dapat menampilkan berbagai macam visual hingga notifikasi sebagai bentuk komunikasi.

Idenya adalah, misalnya pada kaca bagian belakang nantinya dapat menampilkan simbol tertentu atau tanda peringatan, lampu rem, hingga beberapa informasi lalu lintas kepada pengguna jalan lain di belakangnya.

Sistem ini tidak akan mengganggu visibilitas pengemudi saat fungsinya dinyalakan atau aktif, serta tidak membuat estetika dari kaca tersebut menjadi rusak. Mercedes-Benz berupaya menyempurnakan teknologi tersebut.

Selain itu, kaca depan tak luput dari proyek eksperimen. Teknologi Holographic Display dengan memanfaatkan piranti semacam proyektor yang tersembunyi di balik dasbor, mirip-mirip fitur Head Up Display (HUD) pada mobil kekinian.

Lapisan yang disebut holographic optical elements (HOE) ditanamkan di dalam kaca untuk memancarkan visual navigasi hingga hiburan secara jernih di bawah terik matahari. Citranya disesuaikan hanya bisa dilihat dari sudut pandang tertentu.

Mencegah pengemudi melirik dan membuat pandangan terdistraksi ketika berkendara. Ya, teknologi ini seperti cara alternatif untuk fitur hiburan tambahan bagi penumpang depan selain penyematan layar multimedia yang mulai ada saat ini.

Terakhir, guna mematangkan teknologi elektrifikasi pabrikan, Mercedes-Benz melahirkan sistem Innovative Power Converter bertegangan tinggi sampai 800 volt. Menggunakan konverter mikro yang dibuat untuk mengatur aliran energi dari setiap sel baterai secara terdesentralisasi.

Teknologi konverter cerdas ini sanggup menghasilkan daya hingga 3 kW dan mendukung pengisian daya dua arah (bidirectional charging), seperti Vehicle-to-Home (V2H) dan Vehicle-to-Grid (V2G). Memberikan fleksibilitas lebih dari mobil listrik murni (BEV) maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Atta Halilintar Respons Curhatan Ameena soal Pilih Kasih, Ini Cara Hadapi Kecemburuan Anak
• 23 jam lalu
0
thumb
Doli Buka Suara soal Beredar Poster Munaslub: Jangan Ganggu Golkar dengan Agenda Kerdil Kalian
• 58 menit lalu
0
thumb
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat
• 12 jam lalu
0
thumb
Konsumen Hemat Pengeluaran, Penjualan IKEA Terus Turun
• 1 jam lalu
0
thumb
Pimpinan Sekte Sesat Kenya Divonis 200 Tahun Penjara Atas Pembunuhan 190 Pengikut
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.