Nasib Ronaldo dan Messi bak Bumi Langit: La Pulga Tinggalkan Timnas dengan Pesta, CR7 Terluka

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lionel Messi mengakhiri perjalanan bersama Timnas Argentina dengan pesta dan penghormatan meriah. Sementara Cristiano Ronaldo justru menghadapi akhir karier internasional yang terluka bersama Portugal.

Perbedaan nasib dua ikon sepak bola dunia itu bak bumi dan langit. Masing-masing bintang mengakhiri pengabdian di level tim nasional.

Ronaldo mengumumkan keputusan pensiun dari Timnas Portugal pada Kamis (5/11/2026), sedangkan Messi alias La Pulga lebih dahulu menyatakan gantung sepatu dari Timnas Argentina pada 31 Agustus.

Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya era panjang persaingan dua pemain yang selama bertahun-tahun mendominasi panggung sepak bola dunia.

Padahal, keduanya sama-sama meninggalkan warisan besar bagi negara masing-masing melalui deretan gelar bergengsi.

Ronaldo menjadi bagian penting keberhasilan Portugal meraih trofi besar pertamanya di level internasional dengan menjuarai Piala Eropa 2016.

Kapten Portugal itu juga mengantarkan negaranya meraih gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.

Sementara itu, Messi mencatatkan pencapaian luar biasa bersama Argentina dengan mempersembahkan gelar Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta trofi Finalissima 2022.

Namun, pencapaian gemilang tersebut tidak membuat akhir perjalanan keduanya bersama tim nasional berlangsung dengan cerita serupa.

Ronaldo justru harus menghadapi situasi pelik setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Kekecewaan pemain berusia 41 tahun itu semakin besar setelah muncul perselisihan dengan pelatih Portugal saat ini, Jorge Jesus.

Konflik tersebut disebut berawal dari persoalan janji yang dianggap tidak ditepati Jorge Jesus kepada Ronaldo.

Situasi itu kemudian membuat CR7 meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal selama agenda FIFA Nations League pada September-Oktober.

Tindakan tersebut berujung sanksi berupa larangan memperkuat tim nasional selama satu bulan serta denda 255 euro atau sekitar Rp5,1 juta.

Persoalan Ronaldo dengan Timnas Portugal ternyata belum selesai meski keputusan pensiun telah diumumkan.

CR7 disebut tidak bersedia menjalani pertandingan perpisahan selama Jorge Jesus masih menduduki kursi pelatih Portugal.

Padahal, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) sebelumnya telah memutuskan untuk menggelar laga khusus sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu legenda terbesar mereka.

Kondisi tersebut membuat rencana perpisahan Ronaldo bersama Selecao das Quinas berpotensi tidak berlangsung sesuai harapan.

Situasi berbeda justru dialami Messi ketika mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina.

La Pulga memang gagal membawa Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026.

Namun, kekalahan tersebut tidak menghalangi Argentina untuk memberikan penghormatan khusus kepada sang kapten.

Hampir dua bulan setelah final tersebut, Messi memutuskan mengakhiri perjalanan bersama La Albiceleste dan mendapatkan pertandingan perpisahan yang disiapkan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

Laga penghormatan itu mempertemukan Argentina dengan Benin di Stadion Monumental pada 6 Oktober lalu.

Momen terakhir Messi bersama Tim Tango pun berlangsung manis setelah Argentina menang telak 3-0 atas Benin.

Tidak hanya membawa timnya meraih kemenangan, kapten Inter Miami tersebut juga tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist.

Perpisahan penuh kemenangan itu menjadi kontras dengan situasi Ronaldo yang justru masih dibayangi konflik menjelang akhir pengabdiannya bersama Portugal. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PKB dan Demokrat tanggapi kasus dugaan penyadapan Presiden
• 10 jam lalu
0
thumb
Lubang di Langit Membesar, 7 Kali Lebih Luas dari Wilayah NKRI
• 18 jam lalu
0
thumb
Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Setelah 23 Tahun
• 18 jam lalu
0
thumb
6 Parfum dengan Kemasan Unik dan Artistik
• 4 jam lalu
0
thumb
OJK Pastikan Tak Ada Ruang bagi Praktik Manipulatif di Pasar Modal
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.