Bukan Cuma Mengejar Box Office, Luna Maya Ungkap Alasan Tertarik Jadi Executive Producer Film Desember Jani

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Cerita tentang hubungan ibu dan anak dalam film Desember Jani ternyata punya tempat tersendiri di hati Luna Maya. Bukan sekadar tertarik pada peluang filmnya di box office, Luna mengaku ingin terlibat karena merasa cerita tersebut punya pesan yang penting untuk sampai kepada penonton.

Hal itu pula yang membuat Luna bersedia mengambil peran sebagai executive producer dalam film Desember Jani. Menurutnya, kekuatan cerita dan potensi yang dimiliki sebuah film menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk bergabung.

Luna terlibat dalam Desember Jani sebagai executive producer melalui kolaborasi pertamanya dengan Palari Films. Kesempatan tersebut datang setelah ia melihat potensi cerita yang diangkat dalam film garapan rumah produksi itu.

“Sebelum ambil projeknya saya sebenernya adalah salah satu penggemar film-film dari Palari,” ujar Luna ditemui di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (5/11/2026).

Kendati demikian, ketertarikan Luna untuk bergabung bukan hanya karena kesempatan bekerja sama dengan Palari Films. Ada pertimbangan lain yang membuatnya yakin untuk mengambil bagian dalam proyek Desember Jani.

Luna menjelaskan bahwa memilih film tidak cukup hanya melihat genre atau peluangnya di box office. Baginya, cerita yang diangkat dan potensi yang dimiliki sebuah film justru menjadi pertimbangan paling mendasar.

“Semua itu berdasarkan dari potensi dan cerita filmnya sendiri. Itu harus menjadi alasan yang paling mendasar,” jelas Luna.

Setelah melihat cerita Desember Jani, Luna merasa film tersebut memiliki pesan yang perlu sampai kepada penonton. Ia pun ingin ikut mengambil bagian agar kisah yang diangkat dalam film itu bisa menjangkau lebih banyak orang.

“Saya melihat ada potensi di sini. Potensi film itu yang menurut saya ini harus nyampe ke penonton,” ungkap Luna.

Bukan tanpa alasan Luna merasa begitu dekat dengan cerita Desember Jani. Kisah tentang hubungan ibu dan anak yang diangkat dalam film tersebut ternyata juga mengingatkannya pada pengalaman pribadi.

Luna bahkan mengaku paling merasa terhubung dengan karakter Cijul. Ia tumbuh bersama sang ibu dan dua kakak perempuannya setelah ayahnya meninggal ketika ia masih kecil.

 

Pengalaman tersebut membuat Luna memahami bahwa hubungan ibu dan anak tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar, sebelum akhirnya seseorang bisa memahami sudut pandang orang tuanya seiring bertambahnya usia.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji Daerah 2027, Pendaftaran Sampai 10 November
• 14 jam lalu
0
thumb
Tantang Gianni Infantino, Kozo Tashima Maju Sebagai Calon Presiden FIFA
• 13 jam lalu
0
thumb
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Transformasi Ekonomi Jabar, Ini Fokus Kebijakan yang Disorot
• 5 jam lalu
0
thumb
KAI Alokasikan Rp2 Triliun untuk Proyek Pembangunan Layanan Kereta Api di Bali
• 13 jam lalu
0
thumb
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.