Gugur 3 Prajurit TNI dalam Misi Pemadaman Karhutla

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Tiga prajurit TNI AD gugur dalam misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Helikopter yang ditumpangi mereka jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

Ketiga prajurit yang gugur, ialah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, dan Sertu Anumerta Heri Prasetyo.

Helikopter MI-17V5 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA-5235 itu jatuh ketika sedang mengambil air laut untuk keperluan water bombing, yakni metode pemadaman api dari udara dengan menjatuhkan air ke titik kebakaran.

Terdapat delapan personel dalam helikopter yang lepas landas dari Kuala Pembuang itu, termasuk tiga prajurit yang gugur.

"Turut berduka cita atas musibah kecelakaan Helikopter Mi-17 TNI AD yang bertugas dalam Satgasud Penanggulangan Karhutla di Kalimantan," demikian keterangan Pangkalan Udara Utama TNI Angkatan Udara (Lanumad) Ahmad Yani dikutip dari akun Instagram @lanumad_ahmad_yani, Kamis (5/11).

Jenazah 2 Prajurit Dibawa ke Semarang

Jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah.

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga. Keduanya tiba dengan didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Usai upacara penyerahan jenazah, jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah langsung diberangkatkan ke Bandung, Jawa Barat, menggunakan pesawat Casa 212.

Sementara itu, jenazah Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar akan terlebih dahulu disalatkan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang.

Panglima Pimpin Pemakaman Militer Letkol Dudi

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara pemakaman secara militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung.

Upacara pemakaman berlangsung khidmat. Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum.

Usai upacara, Agus menyampaikan almarhum merupakan salah satu prajurit yang gugur ketika menjalankan tugas negara dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Selain Letkol Dudi, terdapat Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar yang juga gugur dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, satu prajurit lainnya, Sertu Anumerta Heri Prasetyo, masih dicari.

"Mereka merupakan para pahlawan kusuma bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas," kata Agus.

Santunan untuk Keluarga Prajurit

Agus juga mengungkapkan hak-hak yang akan diterima keluarga almarhum Dudi dari negara mencapai Rp 757.602.560. Jumlah tersebut terdiri dari sejumlah komponen santunan dan tunjangan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Rinciannya meliputi santunan risiko kematian khusus karena gugur sebesar Rp 450 juta, santunan gugur dari Asabri/Bank sebesar Rp 140 juta, serta beasiswa pendidikan untuk dua anak almarhum masing-masing Rp 30 juta atau total Rp 60 juta.

Selain itu, keluarga juga mendapatkan Tabungan Hari Tua (THT) sebesar Rp 69 juta, dana wakaf, serta TBP dari TNI Angkatan Darat.

Agus menambahkan, keluarga Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar juga akan mendapatkan hak-hak dari negara dengan nilai sekitar Rp 673 juta. Sementara itu, keluarga Sertu Anumerta Heri Prasetyo mendapatkan hak sekitar Rp 663 juta.

KSAD: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan

KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memastikan penanganan karhutla masih tetap berjalan di tengah gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi tersebut.

"Untuk penanganan kebakaran hutan, kegiatan tetap berjalan," ujar Tandyo di sela pemakaman Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar di TMP Giri Tunggal, Semarang.

Tandyo mengatakan, selama misi pemadaman karhutla di Kalimantan, TNI AD telah mengerahkan 18.989 prajurit.

"Ini merupakan jumlah yang sangat besar. Saya bisa menyampaikan bahwa pemerintah menangani persoalan kebakaran hutan di sana dengan sangat serius," jelas dia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Transfer data pakai Bluetooth dijanjikan bisa lebih cepat pada 2027
• 18 jam lalu
0
thumb
PSSI Umumkan Perpisahan dengan Satoru Mochizuki, Tinggalkan Dua Trofi AFF Wanita
• 8 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Madura United VS Arema di BRI Super League, Main Jam 19.00 WIB
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Jamin Tak Ada Cetak Sawah-PSN di Taman Nasional Wasur yang Terbakar
• 3 jam lalu
0
thumb
5 Aksesori untuk Celana Jeans
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.