Jokowi Akui Tersinggung dengan dr. Tifa, Ini yang Membuatnya Marah

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Dalam persidangan tersebut, Jokowi menjalani dua kali pemeriksaan sebagai saksi. Sidang pertama untuk terdakwa Roy Suryo berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 16.20 WIB. Setelah itu, sidang kedua untuk terdakwa dr. Tifa dimulai sekitar pukul 17.20 WIB.

Baca Juga :
Murka Jokowi Karena Orang Tua Ikut Terseret Tudingan Ijazah Palsu: Siapa Tidak Sakit?
Jokowi Bocorkan Alasan Dirinya Kini Tak Kenakan Kacamata di Sidang Dokter Tifa

Persidangan sempat diskors sekitar pukul 18.00 WIB untuk istirahat dan salat Magrib. Sidang kemudian dilanjutkan pada pukul 18.30 WIB dan baru berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.

"Saya telah menghadiri dan mengikuti sidang dari jam 09.00 pagi sampai sekarang jam 22.30 baru selesai. Semua bukti-bukti sudah kita tunjukkan. Kemudian juga utamanya empat ijazah SD, SMP, SMA dan ijazah S1 saya semuanya sudah saya tunjukkan kepada majelis hakim, kepada pihak terdakwa dan dari jaksa penuntut umum semuanya melihat semuanya," kata Jokowi usai sidang dr. Tifa, dikutip dari tayangan YouTube, Jumat (6/11/2026).

Saat memberikan keterangan kepada awak media, Jokowi tampak berkaca-kaca ketika mengungkapkan kemarahan dan kekecewaannya terhadap dr. Tifa. Ia mengaku tersinggung karena kedua orang tuanya turut disinggung dalam polemik dugaan ijazah palsu tersebut. Apalagi, dr. Tifa sempat mendatangi makam mendiang ibunya pada tahun 2025 lalu.

"Jelas saya sangat tersinggung sekali, saya sangat marah sekali karena orang tua saya, ibu kandung saya, bapak kandung saya dibilang seperti itu," kata Jokowi.

Jokowi kemudian mengungkapkan bagaimana perjuangan kedua orang tuanya dalam membesarkan dan menyekolahkannya hingga bisa meraih posisi sebagai Presiden RI. Ia mengaku sakit hati ketika kedua orang tuanya mendapat perkataan yang dianggapnya menyakitkan.

"Karena beliau yang memberi makan saya sejak bayi, yang meyekolahkan saya sejak bayi kemudian dikata-katai seperti itu. Siapa yang nggak sakit," kata Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi juga menyampaikan harapannya agar proses persidangan dapat berjalan dengan adil. Ia mengatakan menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut kepada majelis hakim dan memilih menunggu hingga putusan pengadilan dibacakan.

Baca Juga :
Usai 12 Jam Bersaksi di Sidang Ijazah Palsu, Jokowi Beri Pesan Menohok ke Roy Suryo-Tifa
Ditanya Jaksa Pernah Rekonstruksi Wajah atau Tidak, Jokowi: Enggak Pernah Make Up Juga!
Jokowi Ungkap Sosok Dumatno Budi Utomo, Sepupu Jauh yang Lahir pada 1977 dan Masih 8 Tahun saat Ijazah UGM Terbit

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Di Balik Tradisi Desa Sade di Lombok, PNM Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Melalui Ruang Pintar PNM
• 12 jam lalu
0
thumb
Tito Karnavian: UU Satu Data Indonesia Jadi Solusi Keterhubungan Data Kementerian dan Daerah
• 12 jam lalu
0
thumb
Menperin Buka Suara soal Listyo Sigit Cs Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
• 19 jam lalu
0
thumb
Gunung Bromo Erupsi, Kolom Abu Setinggi 500 Meter di Atas Puncak
• 12 jam lalu
0
thumb
Apa Itu Pemilu Sela AS yang Bisa Pengaruhi Sisa Masa Jabatan Donald Trump?
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.