Kozo Tashima Tantang Gianni Infantino Maju Sebagai Calon Presiden FIFA

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Bursa calon ketua Federasi Sepak Bola Internasional semakin meriah. Presiden kehormatan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Kozo Tashima, belum lama mengumumkan pencalonan dirinya sebagai presiden FIFA untuk periode berikutnya. Dukungan dari Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) pun sudah didapatkan. "Saya bersyukur dapat mengumumkan ini dengan dukungan penuh JFA," kata Tashima kepada Sports Nippon seperti dikutip The Guardian pada Kamis (5/11).

Tashima bakal menjadi tokoh kedua yang dikabarkan bakal maju sebagai calon presiden FIFA. . Sebelumnya mantan bek Tottenham Hotspur, Ramon Vega, yang lebih dahulu mengumumkan niatnya untuk maju Oktober lalu.

Bagi Tashima yang lebih penting dari pencalonannya adalah membawa nilai-nilai yang selama ini menjadi landasan sepak bola Jepang ke tingkat internasional. "Ini bukan soal menang atau kalah, tetapi tentang menyampaikan kepada dunia sikap jujur, sehat, dan berintegritas yang telah dibangun sepak bola Jepang. FIFA membutuhkan nilai-nilai yang selama ini kami lindungi," ujar Tashima.

Baca Juga :
Batalkan Impor 23 KRL Bekas dari Jepang, KAI Lebih Memilih Kereta Baru Buatan INKA
Australia Menggoda, Mathew Baker Ternyata Masih Bisa Pindah dari Timnas Indonesia dengan Syarat Begini

Pada 18 November 2026 menjadi batas akhir pengumuman pencalonan presiden FIFA. Tashima harus memperoleh dukungan dari sedikitnya lima dari 211 asosiasi anggota FIFA agar memenuhi persyaratan untuk mengikuti pemilihan.

Keputusan Tashima maju dalam pemilihan presiden FIFA muncul di tengah dinamika kepemimpinan organisasi sepak bola dunia tersebut. Presiden FIFA saat ini, Gianni Infantino, telah menyatakan niat untuk kembali mencalonkan diri.

Namun, kepemimpinan Infantino mendapat tekanan setelah proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) dibatalkan. Rencana kontroversial itu memungkinkan FIFA menjual sebagian kepemilikan turnamen-turnamen yang dikelola FIFA, termasuk Piala Dunia, kepada swasta.

Tashima merupakan mantan pemain yang pernah tujuh kali memperkuat tim nasional Jepang. Setelah pensiun sebagai pemain, ia berkarier sebagai pelatih sebelum beralih ke administrasi sepak bola. Ia menjadi anggota Dewan FIFA sejak 2015 dan kini menjabat Presiden JFA.

Sementara itu, Infantino memimpin FIFA sejak 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter yang mengundurkan diri setahun sebelumnya akibat skandal. Infantino kemudian terpilih kembali tanpa pesaing pada 2019 dan 2023.

Pemilihan presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Hingga saat ini, Tashima dan Ramon Vega yang sudah menyatakan mencalonkan diri, sedangkan rencana Infantino untuk kembali menjabat masih menghadapi sorotan terkait aturan masa jabatan.

Baca Juga :
Dua WNI di Jepang Tewas usai Jatuh ke Laut saat Memancing
Pasar Kecantikan RI Makin Menggiurkan, Perusahaan Jepang Agresif Ekspansi
Jepang Ubah Sistem Tax-free Shopping, Ini yang Perlu Diketahui Turis Asing Sebelum Belanja di Negeri Sakura

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BEI Siapkan Sistem Baru, Manipulasi Saham Bakal Ketahuan Real-Time
• 7 jam lalu
0
thumb
AS-Iran Memanas, Korsel Kerahkan Pasukan ke Dekat Selat Hormuz
• 13 jam lalu
0
thumb
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, Jokowi: Kita Hormati Proses Hukum
• 20 jam lalu
0
thumb
Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Bertambah Jadi 4 Orang
• 18 jam lalu
0
thumb
Sering Stres? Coba 4 Kebiasaan Sederhana Ini untuk Tenangkan Pikiran
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.