IPM Jawa Barat Naik Jadi 76,62 pada 2026, Lima Kota Berhasil Tembus Kategori Sangat Tinggi

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2026 mencapai 76,62. Angka tersebut meningkat 0,72 poin dibandingkan 2025 yang tercatat sebesar 75,90.

Kenaikan IPM tersebut ditopang oleh perbaikan seluruh dimensi pembentuknya. Indikator kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak sama-sama menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :
Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89 persen di Triwulan III 2026, Lebih Tinggi Dibandingkan Pertumbuhan Nasional
BPS Catat Pengangguran di Jawa Barat Menurun, TPT Agustus 2026 Tersisa 6,67 Persen

Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir bertambah 0,27 tahun. Sementara itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat 0,01 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik 0,11 tahun.

Dari sisi standar hidup, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan juga meningkat Rp555.000.

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir pada 2026 mencapai 75,80 tahun, meningkat 0,27 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Selama periode 2022-2026, UHH telah meningkat sebesar 1,15 tahun. Jika dilihat rata-rata peningkatan selama periode yang sama, UHH meningkat sebesar 0,29 tahun per tahun," kata Margaretha dalam acara Rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Jabar, Kamis (5/11/2026).

Sementara itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas pada 2026 mencapai 13,03 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan 2025. Selama periode 2022-2026, HLS meningkat sebesar 0,41 tahun. Jika dilihat rata-rata peningkatan selama periode yang sama, HLS meningkat sebesar 0,10 tahun per tahun.

Adapun, Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas pada tahun 2026 mencapai 9,25 tahun, meningkat 0,11 tahun dibandingkan 2025. Selama periode 2022-2026, RLS meningkat sebesar 0,47 tahun. Jika dilihat rata-rata peningkatan selama periode yang sama, RLS meningkat sebesar 0,12 tahun per tahun.

Peningkatan juga terjadi pada pengeluaran riil per kapita per tahun. Pada 2026, pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) mencapai Rp13.002.000 per tahun. Capaian ini meningkat Rp555.000 dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama periode 2022-2026, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan meningkat sebesar Rp1.725.000. Jika dilihat rata-rata peningkatan selama periode yang sama, pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) meningkat sebesar Rp431.250 per tahun.

Perubahan status pembangunan

Dikatakan Margaretha, dua wilayah mengalami perubahan status pembangunan manusia, yaitu Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor.

Kabupaten Cianjur mengalami perubahan status pembangunan manusia dari "sedang" menjadi "tinggi", dengan capaian IPM sebesar 70,64.

Baca Juga :
Daftar 86 Rumah Sakit yang Kerja Sama dengan Pemprov Jabar, KDM Buka Layanan Pengaduan di Aplikasi Sapawarga
Pemprov Jabar Kucurkan Hampir Rp300 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya, Ini Rincian KDM
129 Gempa Guncang Jawa Barat Selama Sebulan, BMKG Ungkap Aktivitas Sesar Aktif

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4 Kilometer
• 1 jam lalu
0
thumb
Gol Madueke dan Gyokeres bawa Arsenal menang 2-1 atas Slavia Praha
• 20 jam lalu
0
thumb
Pengamat Intelijen Urai Motif Mantan Kapolri Sadap Presiden RI Karena Pemerasan atau Kepentingan Politik
• 14 jam lalu
0
thumb
Legislator DKI Sebut Isu Dasco Mau Jadi Wapres Hoax: Kawal Kasus Penyadapan
• 14 jam lalu
0
thumb
Douvikas hattrick, Como 1907 pesta gol 9-1 lawan Lens
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.