Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89 persen di Triwulan III 2026, Lebih Tinggi Dibandingkan Pertumbuhan Nasional

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Perekonomian Jawa Barat tumbuh 5,89 persen pada triwulan III 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y).

Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,47 persen pada periode yang sama.

Baca Juga :
Penyadapan Presiden Jadi Sorotan, Bagaimana Dampaknya ke Iklim Investasi RI?
BPS Catat Pengangguran di Jawa Barat Menurun, TPT Agustus 2026 Tersisa 6,67 Persen

Kepala BPS Jabar Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, pertumbuhan ekonomi daerah ditopang oleh sejumlah lapangan usaha utama yang mencatatkan kinerja positif.

Sektor konstruksi tumbuh 9,10 persen, industri pengolahan sebesar 4,98 persen, dan perdagangan mencapai 4,13 persen.

Sejumlah sektor lainnya bahkan mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi.

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tumbuh 14,54 persen, disusul Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 14,46 persen.

Selain itu, sektor Transportasi dan Pergudangan tumbuh 13,61 persen, sedangkan Jasa Lainnya mencatat pertumbuhan sebesar 12,18 persen.

"Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) yang tumbuh sebesar 28,34 persen; diikuti oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 8,85 persen; kemudian Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,66 persen," ucap Margaretha dalam acara Rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Jabar, Kamis (5/11/2026).

Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) juga tumbuh sebesar 5,93 persen.

Sementara itu, ekspor barang dan jasa meningkat 3,02 persen.

Di sisi lain, impor barang dan jasa mengalami pertumbuhan lebih tinggi, yakni 6,11 persen.

Kondisi tersebut menyebabkan kinerja net ekspor Jawa Barat mengalami kontraksi sebesar 7,73 persen.

Baca Juga :
Bisnis Ritel RI Hadapi Tekanan, Penjualan Melambat dan Biaya Operasional Terus Membengkak
MBG dan Kopdes Merah Putih Disebut Ikut Dorong Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen, Ini Penjelasan BPS
BPS: Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III 2026, Angka Pengangguran Turun Tipis

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,47 Persen, Sinergi Dunia Usaha semakin Nyata
• 3 jam lalu
0
thumb
Nusron Wahid Dicecar KPK, Diduga Ada Setoran Rutin dan Setoran Jabatan di Kementerian ATR/BPN
• 21 jam lalu
0
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Kompak Naik, Cek Daftarnya
• 14 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Bentuk 814 Rumah Oksigen di Sejumlah Wilayah Terdampak Karhutla
• 17 jam lalu
0
thumb
Laba Toyota Melonjak 34 Persen, Jual 2,6 Juta Mobil pada Juli-September 2026
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.