Review Film 5cm Revolusi Hati: Menelusuri Akar Persahabatan Zafran dan Kawan-Kawan, Dari Mahameru ke Laut Banyuwangi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Ada persahabatan yang terasa begitu kuat ketika seseorang masih remaja, seolah janji untuk selalu bersama tidak mungkin berubah oleh waktu. 

Namun, bagaimana jika cinta pertama, perjalanan jauh, dan proses tumbuh dewasa mulai menguji janji tersebut? Pertanyaan itu menjadi pintu masuk cerita '5cm Revolusi Hati', film terbaru yang membawa penonton kembali ke semesta 5 cm dengan sudut pandang berbeda. 

Film ini menawarkan kisah persahabatan dari masa ketika para tokohnya belum mengenal satu sama lain seperti yang pernah ditampilkan dalam film sebelumnya.

Bagi penonton yang masih mengingat perjalanan Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian menuju puncak Mahameru, film baru ini membawa kesempatan untuk melihat kembali akar cerita tersebut. 

Jika film 5 cm yang dirilis pada 2012 menempatkan lima sahabat dalam fase pencarian jati diri sebagai anak muda, 5cm Revolusi Hati justru mundur ke masa sekolah menengah pertama. 

Ceritanya berpusat pada empat sahabat laki-laki yang mulai menghadapi perubahan hubungan ketika memasuki masa akhir SMP.

Perbedaan lain terlihat dari lanskap petualangannya. Film terdahulu lekat dengan perjalanan mendaki gunung dan keindahan alam pegunungan, sedangkan 5cm Revolusi Hati lebih banyak mengeksplorasi wilayah laut. 

Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar. Perubahan latar ini memberi warna baru bagi semesta 5 cm, sekaligus membuka kemungkinan pengalaman visual yang berbeda. Meski begitu, kekuatan ceritanya tetap bertumpu pada persahabatan, mimpi, cinta, dan keberanian menghadapi perubahan.

Kembali ke Awal Kisah Zafran dan Persahabatan Masa SMP

Diproduseri Sunil Soraya dan disutradarai Emil Heradi, 5cm Revolusi Hati mengikuti perjalanan Zafran yang diperankan Roman King, bersama tiga sahabatnya, Riko (Wironggo Vercaemer), Asep (Ali Fikry), dan Ariwibowo (Bimasena).

Keempat tokoh tersebut masih duduk di bangku SMP. Mereka memiliki janji untuk melanjutkan pendidikan ke SMA yang sama dan tidak akan membiarkan persahabatan mereka terpisah. 

Bagi remaja seusia mereka, janji itu mungkin terdengar sederhana. Namun, seiring waktu, keinginan untuk selalu bersama mulai berhadapan dengan kenyataan bahwa setiap orang dapat memiliki pilihan dan jalan hidup sendiri.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Bertambah Jadi 4 Orang
• 4 jam lalu
0
thumb
Jaksa Tanya Jokowi di Sidang dr Tifa: Pernah Rekonstruksi Wajah?
• 4 jam lalu
0
thumb
Jokowi Bersaksi di PN Jaktim Hari Ini, 6.770 Personel Disiagakan
• 15 jam lalu
0
thumb
Loyalis Prabowo Sebut Ada Upaya Pengalihan Isu Skandal Penyadapan Listyo Sigit ke Pelengseran Gibran
• 14 jam lalu
0
thumb
Hasil Liga Champions: Real Madrid Menang Dramatis 3-2 atas PAE AEK
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.