Agar Aspirasi Daerah Terwujud, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Sinergi DPD dan Pemerintah

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menekankan pentingnya sinergi antara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan pemerintah dalam menerjemahkan aspirasi daerah menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar aspirasi yang diserap DPD RI dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program pemerintah sesuai kebutuhan daerah.

Baca Juga :
Wiyagus Minta Kepala Daerah di Sulsel Wujudkan Integritas dalam Tindakan Nyata: untuk Kepentingan Rakyat
Pemda dan Pesantren Diminta Kolaborasi Percepat Penanggulangan TBC, Wamendagri Wiyagus: Perlu Formula Terencana

"Sejak negara ini merdeka, dalam tata negara kita mengetahui bahwa DPD merupakan salah satu lembaga negara. Melakukan regulasi dan lain-lain, ini penting sekali," ujar Ribka saat menghadiri acara Senator Menyapa: Dari Aspirasi Daerah Menuju Kebijakan Negara di JW Marriott Hotel, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Menurut Ribka, peran DPD RI dalam mendorong lahirnya regulasi perlu diikuti dengan pengawalan terhadap pelaksanaannya di daerah.

Evaluasi implementasi menjadi penting untuk memastikan regulasi yang dihasilkan berjalan efektif dan menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kita memang berharap DPD ini bisa lebih kuat karena lembaga negara. Ada daerah-daerah yang fiskalnya lemah dan ada pula daerah yang fiskalnya kuat. Kalau kita ingin menuju pada 2045 Indonesia Emas, tentunya dari sekarang kita harus mulai berbenah-benah," jelasnya.

Lebih lanjut, Ribka menyoroti kesenjangan kapasitas fiskal antardaerah yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki data dan peta kapasitas fiskal daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Berdasarkan pemetaan tersebut, ia mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian dan intervensi kepada daerah dengan kapasitas fiskal lemah. Dukungan tersebut perlu diarahkan pada program-program prorakyat agar manfaat pembangunan dan pelayanan publik dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

Ribka menambahkan, upaya mengatasi berbagai tantangan pembangunan daerah membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang lebih kuat antarkementerian/lembaga. Sinergi tersebut diperlukan agar dukungan pemerintah terhadap daerah berjalan lebih terarah sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan.

Baca Juga :
Wamendagri Bima: Kepala Desa Harus Punya Visi, Keberpihakan, dan Prioritas yang Jelas
Minta Daerah Tegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Wamendagri Bima Arya: Jangan Dikendalikan Industri Tembakau
Wamendagri Bima Ajak Kepala Daerah Perkuat Visi Pembangunan dan Kualitas Pelayanan Publik

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang Jokowi Jadi Saksi Sidang: Lalin Depan PN Jaktim Dialihkan, TNI-Polri Siaga
• 15 jam lalu
0
thumb
6 Korban Kecelakaan Truk Molen Bekasi Mulai Membaik
• 11 jam lalu
0
thumb
Como Menang Telak 9-1 atas Lens, Cesc Fabregas Sudah Pikirkan Duel Kontra Barcelona dan PSG
• 10 jam lalu
0
thumb
Mata Uang Rupiah Menguat ke Rp18.080/USD
• 13 jam lalu
0
thumb
Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea, Kalahkan 23 Startup dari 12 Negara
• 22 menit lalu
0
Berhasil disimpan.