Wamendagri Soroti Dukungan bagi Daerah dengan Fiskal Lemah

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menekankan pentingnya sinergi antara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan pemerintah dalam menerjemahkan aspirasi daerah menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar aspirasi yang diserap DPD RI dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program pemerintah sesuai dengan kebutuhan daerah.

Advertisement

"Sejak negara ini merdeka, dalam tata negara kita mengetahui bahwa DPD merupakan salah satu lembaga negara. Melakukan regulasi dan lain-lain, ini penting sekali," ujar Ribka saat menghadiri acara Senator Menyapa: Dari Aspirasi Daerah Menuju Kebijakan Negara di JW Marriott Hotel, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Menurut Ribka, peran DPD RI dalam mendorong lahirnya regulasi perlu diikuti dengan pengawalan terhadap pelaksanaannya di daerah. Evaluasi implementasi diperlukan untuk memastikan regulasi yang dihasilkan berjalan efektif dan menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kita memang berharap DPD ini bisa lebih kuat karena lembaga negara. Ada daerah-daerah yang fiskalnya lemah dan ada pula daerah yang fiskalnya kuat. Kalau kita ingin menuju pada 2045 Indonesia Emas, tentunya dari sekarang kita harus mulai berbenah-benah," jelasnya.

Ribka juga menyoroti kesenjangan kapasitas fiskal antardaerah yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki data dan peta kapasitas fiskal daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Berdasarkan pemetaan tersebut, ia mendorong pemerintah memberikan perhatian dan intervensi kepada daerah dengan kapasitas fiskal lemah. Dukungan itu perlu diarahkan pada program-program prorakyat agar manfaat pembangunan dan pelayanan publik dapat dirasakan secara lebih merata.

Ribka menambahkan, upaya mengatasi berbagai tantangan pembangunan daerah membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang lebih kuat antarkementerian dan lembaga. Sinergi tersebut diperlukan agar dukungan pemerintah terhadap daerah berjalan lebih terarah sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketum BPPKB Desak Polri Usut Tuntas Penyadapan Prabowo
• 3 jam lalu
0
thumb
1 Unit Rusunawa di Cakung Jaktim Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
• 10 jam lalu
0
thumb
Siapa Dalang Penyadapan Prabowo? Efriza Minta Polisi Berani Usut Sampai ke Atas
• 19 jam lalu
0
thumb
Kemenhub Gandeng Sembilan Negara Asia Tenggara Perkuat Keselamatan Penerbangan dari Ancaman Satwa Liar
• 23 jam lalu
0
thumb
Cuaca Jawa Timur 5 November 2026, Waspada Potensi Hujan Petir Sejak Pagi
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.