Peneliti Uji Obat Flu dan Batuk dari Sisa Mumi, Ini Hasilnya

cnbcindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian menemukan obat influenza terbaru. Namun asal-usulnya cukup aneh, berasal dari sisa-sisa mumi.

Pengobatan ini sebenarnya telah digunakan sejak tahun 1300. Obat ini direkomendasikan untuk gejala sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, dan pusing.

Studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences melakukan penelitian soal komponen di dalam obat yang disebut mumia vera aegyptiaca.

Mengutip laman People, tim peneliti dari Universitas Marburg di Jerman menganalisa 24 objek dari koleksi museum. Termasuk pada produk mumi vera, bagian tubuh mumi, sisa-sisa pembalseman, dan dua tengkorak.

Untuk memisahkan campuran menjadi molekul individual, mereka menggunakan jenis analisa molekular. Dari sana ditemukan komposisi produk sangat bervariasi, meski banyak yang mengandung komponen dari resin pohon kanifer.

Pilihan Redaksi
  • Lembaga Keuangan Diserang, Sekuritas Sampai Kripto Bobol
  • Warga Ngamuk Hujat Proyek Idiot Bikin Langit Malam Tiba-Tiba Silau
  • Teleskop NASA Hari Ini Bisa Jatuh di Wilayah RI, Begini Cara Pantau

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa sampel mumia melindungi kerusakan pada virus influenza. Namun belum diketahui bahan pembuatnya karena senyawa utama asam 7-oksodehidroabietat tidak ditemukan menghasilkan efek.

Selain itu, tanaman lidah buaya yang ditemukan pada dua objek analisa ditemukan berperan dalam proses pembalseman.

Mereka juga menyinggung adanya hubungan lidah budaya dan obat-obatan dari bahan mumi. Informasi ini terdapat pada teks abad pertengahan. Dari hasil analisa disebutkan bahwa informasi itu hanya spekulasi semata saja.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
GDPS Buka Loker untuk 3 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
• 10 jam lalu
0
thumb
Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan SD hingga Kuliah di Sidang Roy Suryo-Tifa
• 19 jam lalu
0
thumb
Pecahkan Rekor, Harry Kane Digaji Lebih Tinggi dari Kylian Mbappe di Bayern Munchen, Tertinggi di Eropa
• 10 jam lalu
0
thumb
Bupati Gowa bagikan bantuan susu dari KemenPPPA atasi stunting
• 22 jam lalu
0
thumb
UMJ Masuk Peringkat 78 Indonesia dalam QS Asia University Rankings 2027
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.