Jakarta, VIVA - Kasus perseteruan antara Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi dan Inara Rusli masih berlanjut. Mawa masih tidak menarik laporan dugaan perzinaan yang dilayangkannya itu.
Bahkan baru-baru ini Mawa mengakui telah mengirim surat ke MUI terkait kasus tersebut.
Baru-baru ini Inara Rusli tampak memberikan curahan hati namun juga sindiran melalu Instagram Storynya.
Ia menyinggung soal masalah yang tak kunjung menemukan solusi penyelesaiannya.
"Semua manusia pasti akan menemui masalah dan akan bentrok dengan siapapun karena beda kepala beda pendapat," kata Inara dalam akun Instagramnya @mommy_starla, dikutip Kamis (5/11/2026).
Dalam curhatannya, Inara menyinggung soal pemecahan masalah yang diinginkan untuk mencari solusi daripada banyak mendengar hal buruk dari pihak lain.
"Tapi kalau hidup fokus di masalah aja, mau sampai kapan kita hidup berkutat hanya di masalah-masalah karena malas memakai bagian otak untuk mencari solusi??. Cuma ngandelin diatur disuruh dicekokin informasi bias sepihak orang-orang yang punya kepentingan. Allah ciptain akal untuk manusia buat mencari solusi," tutupnya.
Wardatina Mawa surati Majelis Ulama Indonesia (MUI) laporkan dugaan perselingkuhan dan perzinaan Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
Meskipun kasus ini masih berjalan di Polda Metro Jaya, Mawa tetap memutuskan menyurati MUI untuk mendapatkan sudut pandang hukum Islam.
Dalam suratnya, ada empat poin yang disampaikan. Hal itu diungkap oleh kuasa hukum Wardatina Mawa.
"Kita dari tim hukumnya Mawa sudah menyurati ke MUI, itu ada empat poin ya. Kita meminta pandangan, apakah seorang istri saat itu, yang melaporkan tentang perbuatan suaminya ya perzinaan itu bagaimana menurut hukum agama Islam," kata kuasa hukum Mawa, dikutip Senin (3/11/2026).
Pada poin kedua adalah soal hukum suami yang diduga melakukan perzinaan. Poin ketiga adalah soal hukum membongkar perzinaan.
"Suratnya jelas nih mendekati zina aja enggak boleh, apa melakukan kan gitu kan. Nah membongkar ini apa hukumnya?" bebernya.
"Karena buat saya ini menjadi kalau orang-orang nanti ya tidak berani membuka dan harus ditahan seperti itu ya kan, orang akan takut," sambungnya.






Komentar (0)