HP Rilis Laptop OmniBook 5 AI PC: Cuma 1,1 Kg dan Tahan 42 Jam, Harga Rp 16 Jutaan

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

HP Indonesia resmi meluncurkan laptop AI terbaru mereka, HP OmniBook 5 AI PC. Ditenagai Prosesor Intel Core 7 Series 3 (Wildcat Lake) yang sudah punya chip NPU AI khusus, laptop super tipis ini dirancang khusus buat menjawab ritme hidup anak muda Indonesia yang punya banyak peran.

President Director HP Indonesia, Juliana Cen, menyebut hadirnya lini OmniBook 5 ini lahir dari pengamatan langsung terhadap gaya hidup anak muda di Indonesia.

"Teman-teman di sini tahu enggak, di Indonesia anak mudanya banyak sekali. Hampir 50% populasi kita adalah Milenial ke bawah. Menurut data HP Work Relationship Index, surprisingly 57% orang Indonesia itu punya side hustle. Bahkan untuk Gen Z, angkanya mencapai 60%," kata Juliana dalam acara The OmniBook Club House 2.0: Step into Your OmniWorld, Kamis (5/11).

Menurut Juliana, anak muda sekarang jarang yang cuma punya satu kesibukan. Siang ngantor, malamnya bisa langsung beralih jadi content creator, jualan online, sampai marathon nonton film atau gaming.

"Gaya hidup sekarang nuntut perangkat yang enggak cuma kencang, tapi juga stylish, ringan dibawa ke mana-mana, dan baterainya tahan lama tanpa bikin ribet," lanjut Juliana.

Laptop Tipis tapi Baterai Tahan 42 Jam

Consumer Personal Systems Category Manager HP Indonesia, Edo Jonathan Chandra, sebut HP OmniBook 5 punya bodi berbahan aluminium premium dengan tebal cuma 11,77 mm (1,1 cm) dan bobot 1,16 kg. Meski tipis, HP tidak memangkas port penting.

"Pengguna enggak perlu ribet bawa banyak dongle. Kita tetap sediakan port Type-C, audio jack, sampai HDMI fisik. Tinggal colok plug-and-play," tambah Edo.

Satu hal yang jadi sorotan ialah daya tahan baterainya. HP OmniBook 5 diklaim sanggup menyala hingga 42 jam buat pemutaran video offline dalam pengujian internal HP.

Kalau dipakai buat kerjaan harian seperti Zoom meeting dan aplikasi Office, laptop ini bisa bertahan 9 sampai 12 jam nonstop dari hasil tes Intel Indonesia.

"12 jam untuk office productivity, plus kalau misal bekerja menggunakan office dengan video: Melakukan kegiatan video conference itu bisa menemani sampai 9 jam. Jadi tagline tadi Work Everywhere gitu ya itu sangat-sangat bisa di-deliver dengan laptop setipis ini," kata Muhamad Kamal, Country Enterprise Technical Architect Intel Indonesia.

Bahkan kalaupun kehabisan daya, chargernya pakai adaptor 65W USB Type-C Mini GaN yang ukurannya imut berbobot sekitar 173 gram dan sudah mendukung pengisian cepat.

Layar OLED Manjakan Mata & NPU AI

Bukan cuma bodi dan baterai, urusan layar juga jadi nilai plus. HP menyematkan panel sentuh OLED 2,5K Touchscreen lengkap dengan fitur True Black dan sertifikasi Low Blue Light. Jadi selain warnanya tajam pas buat edit video, mata juga enggak gampang lelah walau dipakai ngetik atau nonton berjam-jam.

Soal performa AI, Kamal dari Intel Indonesia menjelaskan peran penting chip NPU Generasi Ke-5 di dalam prosesor Intel Core Series 3 ini.

"Pembeda utama dari generasi sebelumnya adalah NPU (Neural Processing Unit) bawaan yang arsitekturnya sama persis dengan Intel Core Ultra (Panther Lake). Fitur AI seperti efek kamera Poly Studio atau Microsoft Copilot bisa jalan langsung di laptop tanpa ngebikin baterai boros," terang Kamal.

Harga dan Garansi

HP OmniBook 5 AI PC dijual di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 16.999.000 dan hadir dalam 4 warna keren: Atmosphere Silver, Peony Pink, Soft Honeydew, serta Starlit Blue.

Paket pembeliannya sudah dapat lisensi Microsoft Office Home & Student 2024 original selamanya, 100 GB OneDrive, dan 3 Bulan Microsoft Xbox Game Pass.

Menariknya lagi, HP memberikan garansi 2 Tahun Accidental Damage Protection (ADP). Garansi ini bakal meng-cover kerusakan akibat ketidaksengajaan pengguna.

"Kalau misalkan secara tidak tersengaja jatuh, layarnya pecah atau rusak, atau tidak sengaja tertumpah air, semua no worries! Di coffee shop tuh kalau lagi kerja buru-buru, enggak sengaja ketumpah kopi atau listriknya naik turun, dan ini berlaku selama 2 tahun," kata Edo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menimbang Studi di Eropa, Bukan Hanya Soal Kampus dan Beasiswa 
• 16 jam lalu
0
thumb
Cukup Pakai NIK KTP, Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos 2026 via Ponsel
• 15 jam lalu
0
thumb
Hasil Investigasi ATPM Truk Molen Maut di Bekasi: Konektor Rem Tak Sesuai Pabrikan
• 7 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Jepang Turunkan 24 Pemain yang Berkarier di Eropa
• 17 jam lalu
0
thumb
Bintang Timur Surabaya Keluhkan Dukungan FFI, Seluruh Persiapan ke Brasil Ditanggung Sendiri
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.