Harga Tepung Tapioka Tembus Rp1,53 Juta per Kuintal, Produsen Kerupuk di Jombang Terpaksa Perkecil Ukuran

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jombang, tvOnenews.com – Lonjakan harga tepung tapioka mulai memukul usaha produksi kerupuk di Kabupaten Jombang. Harga bahan baku yang sebelumnya sekitar Rp600 ribu per kuintal kini melonjak menjadi Rp1,53 juta. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha harus memutar otak agar tetap bisa bertahan, mulai dari memperkecil ukuran kerupuk hingga menaikkan harga jual.

Dampak kenaikan harga bahan baku itu dirasakan langsung oleh Sumarsono, pemilik usaha kerupuk di Kelurahan Kaliwungu, Kabupaten Jombang. Usaha yang telah dijalankan secara turun-temurun tersebut kini menghadapi tekanan akibat meningkatnya biaya produksi.

Sumarsono mengungkapkan, harga tepung tapioka terus mengalami kenaikan hampir setiap hari. Rata-rata kenaikannya mencapai Rp10 ribu per kuintal. Jika sebelumnya ia bisa mendapatkan tepung dengan harga sekitar Rp600 ribu per kuintal, kini harganya sudah mencapai Rp1,53 juta per kuintal.

Kondisi tersebut membuat biaya produksi semakin berat. Di saat bersamaan, permintaan kerupuk juga mengalami penurunan. Sejumlah warung yang selama ini menjadi pelanggan bahkan disebut mulai tutup.

Akibatnya, produksi kerupuk milik Sumarsono kini tidak sampai satu kuintal per hari. Situasi ini membuat perputaran usaha semakin sulit, terlebih ketika harga bahan baku terus meningkat.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, ia terpaksa mengurangi ukuran kerupuk sekaligus menyesuaikan harga jual. Langkah itu menjadi pilihan agar usaha tetap berjalan meski keuntungan semakin tertekan oleh mahalnya bahan baku.

“Dampaknya ya pusing. Uangnya harus dicari agar tetap bisa diputar. Alhamdulillah masih bisa bertahan. Kerupuk saya kecilkan, harganya saya naikkan,” ungkap Sumarsono, Kamis (5/11).

Seluruh produsen kerupuk berharap harga tepung tapioka kembali normal.

"Semoga harga tepung tapioka segera kembali normal. Ia khawatir, jika kenaikan harga terus berlanjut sementara permintaan belum pulih, usaha kerupuk yang selama ini menjadi sumber penghidupannya terancam gulung tikar," harapnya. (roi/far)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Vape Diduga Mengandung Narkotika Cair, Yahya Zaini Desak Pemerintah Perketat Pengawasan
• 21 jam lalu
0
thumb
BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu Belum Cair, Kemnaker Masih Koordinasikan Anggaran dengan Kemenkeu
• 47 menit lalu
0
thumb
Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Terbakar, Sempat Terdengar Ledakan | BERUT
• 17 jam lalu
0
thumb
Resmikan Pos Keamanan Kampungta di Ujung Bulu, AKBP Luckyto: Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
• 19 jam lalu
0
thumb
Bahar bin Smith Terluka saat Aksi Tolak Andrea Bocelli di Kemayoran
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.