Jenazah dua prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah.
Kedatangan jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar disambut isak tangis keluarga. Keduanya tiba dengan didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Usai upacara penyerahan jenazah, jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah langsung diberangkatkan ke Bandung, Jawa Barat, menggunakan pesawat Casa 212.
Sementara itu, jenazah Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar akan terlebih dahulu disalatkan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang.
Sebelumnya, helikopter TNI AD dengan nomor registrasi HA-5235 jatuh saat menjalankan misi pemadaman karhutla di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.18 WIB ketika helikopter tersebut sedang mengambil air laut untuk keperluan water bombing, yakni metode pemadaman api dari udara dengan menjatuhkan air ke titik kebakaran.
Helikopter yang lepas landas dari Kuala Pembuang itu membawa delapan personel. Dalam insiden tersebut, tiga prajurit dinyatakan meninggal dunia, yakni Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, dan Sertu Anumerta Heri Prasetyo.
"Bagi korban selamat, semoga kondisinya lekas pulih kembali seperti sediakala. Bagi korban meninggal dunia, semoga Tuhan YME mengampuni segala kekhilafannya, menerima seluruh amal baiknya, menempatkan di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," demikian keterangan Lanumad Ahmad Yani.






Komentar (0)