Bakal IPO, Kontraktor Tambang Ini Incar Dana Segar Rp 316,7 M

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Berdasarkan prospektus awal yang dirilis Kamis, (5/11), perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 1,676 miliar saham baru atau setara 25,10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Saham ditawarkan pada kisaran harga Rp 158 hingga Rp 189 per saham. Melalui rentang harga penawaran tersebut, ANDA berpotensi meraup dana segar maksimal Rp 316,76 miliar.

Bersamaan dengan IPO, perseroan menerbitkan maksimal 239,429 juta Waran Seri I secara cuma-cuma. Setiap pemegang tujuh saham baru berhak memperoleh satu waran, dengan harga pelaksanaan penebusan saham sebesar Rp 695 per saham.

Berdasarkan indikasi jadwal, masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 5–17 November 2026. Penawaran umum dijadwalkan pada 24–27 November 2026, dan pencatatan perdana saham di BEI ditargetkan pada 1 Desember 2026 di Papan Pengembangan.

Manajemen menjelaskan, seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat operasional dan struktur keuangan. Sekitar 35 persen dana dialokasikan untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sementara 65 persen sisanya digunakan sebagai modal kerja operasional. Dari porsi modal kerja tersebut, sekitar 20,14 persen dialokasikan khusus untuk pembelian bahan bakar armada dan alat berat periode Desember 2026 hingga Mei 2027 melalui mekanisme purchase order kepada pemasok pihak ketiga.

ANDA beroperasi di bidang jasa penunjang pertambangan, mencakup pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), penambangan bijih dan batu bara, pengangkutan material (hauling), hingga pemeliharaan jalan angkut dan penyediaan alat berat beserta operator.

Dalam menjalankan usahanya, ANDA memperoleh kontrak kerja langsung maupun tender dari pemilik konsesi tambang. Saat ini perseroan mengantongi kontrak jangka panjang dari sejumlah emiten besar, di antaranya grup PT Harum Energy Tbk, grup PT Bukit Asam Tbk, dan grup PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. Pada 2026, perseroan juga memperluas portofolio layanan ke sektor pertambangan nikel.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Dukung TNI AL Kerahkan 20 Ribu Pasukan Amankan Jakarta: Saya Berterima Kasih
• 22 jam lalu
0
thumb
IHSG Menggila di Awal Perdagangan, Sempat Tembus 5.039 dengan 402 Saham Menguat
• 6 jam lalu
0
thumb
Media Arab Sebut Uji Coba Timnas Indonesia Vs Yordania di Turki Diselimuti Ketidapkastian
• 2 jam lalu
0
thumb
Saksi Hirmon Kecewa Bayar Ferry Boboho Rp 22,5 M demi "Curhat" Terkait Kasus Korupsi Impor Baja
• 18 jam lalu
0
thumb
Kemendikdasmen Revitalisasi 836 SLB untuk Perkuat Pendidikan Inklusif dan Fasilitas Ramah Disabilitas
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.