Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad akhirnya angkat bicara setelah namanya mendadak diisukan sebagai pengganti Gibran Rakabuming Raka di tengah desakan pemakzulan terhadap wakil presiden tersebut.
Dasco memastikan kabar tersebut tidak benar. Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga mencurigai kemunculan rumor tersebut sebagai upaya pengalihan isu dari perkara penyadapan Presiden Prabowo Subianto yang baru saja menghebohkan publik.
"Ada upaya pengalihan isu dari hot isu penyadapan ilegal, menjadi Dasco akan jadi cawapres," tulis Dasco melalui akun media sosial X pribadinya pada Kamis (5/11/2026).
Baca Juga: Aksi Sadap Listyo Sigit Terkuak, Jokowi Game Over?
Perkara penyadapan sendiri berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan sistem Lawful Interception Management System (LIMS) selama periode 2025–2026. Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka.
Ketiganya adalah mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kadiv Hukum Polri Irjen Ahrie Sonta, serta Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Irjen Eko Hadi Santoso.
Adapun isu pemakzulan Gibran belakangan turut menjadi perbincangan pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan tidak menemukan dokumen pendidikan setara SMA milik putra Jokowi tersebut.
Selain itu, Mahkamah Agung belum lama ini juga mengabulkan kasasi soal pembatalan surat keterangan penyetaraan ijazah SMA milik Gibran yang menjadi salah satu syarat saat mencalonkan sebagai Wapres pada Pilpres 2024. Menyusul putusan itu, tuntutan mengenai pemakzulan Gibran kini semakin deras.






Komentar (0)