5 Berita Populer: Kericuhan Konser Andrea Bocelli; Live Action Naruto

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kericuhan di luar venue konser Andrea Bocelli menjadi berita populer hari Rabu (4/11).

Selain itu, proyek film live action Naruto juga menjadi sorotan.

Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.

Imbas Kericuhan di Luar Venue Konser Andrea Bocelli, 34 Orang Alami Luka

Kericuhan sempat mewarnai area luar venue konser Andrea Bocelli bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Aksi massa yang menolak gelaran konser musisi legendaris asal Italia tersebut berujung ricuh setelah terjadi aksi lempar batu ke arah petugas keamanan. Padahal, pihak kepolisian dan penyelenggara sudah berupaya membuka ruang komunikasi secara persuasif sejak sore hari demi menjaga kondusivitas.

Imbas gesekan tersebut, sebanyak 34 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban didominasi oleh personel pengamanan, yakni 32 anggota Polri, satu personel TNI, serta satu orang warga sipil. Tiga personel bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Aksi unjuk rasa ini dipicu dugaan kedekatan sang maestro dengan pihak Israel, meski pihak promotor telah menegaskan bahwa pertunjukan tersebut justru menyalurkan donasi kemanusiaan untuk anak-anak di Palestina.

Kendati situasi di luar gerbang sempat memanas, pertunjukan musik megah di dalam arena konser dipastikan tetap berlangsung aman dan lancar hingga usai. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung memastikan kesiapsiagaan aparat gabungan berhasil mengendalikan ketertiban di lapangan, sehingga ribuan penonton tetap bisa menikmati lantunan vokal sang legenda tanpa kendala berarti.

Syaura Salsabila, Aktris Pendatang Baru yang Bersinar di Pasukan 1000 Janda

Aktris pendatang baru Syaura Salsabila sukses mencuri perhatian publik lewat perannya dalam film bertema sejarah, Pasukan 1000 Janda. Memerankan tokoh Gema yang merupakan putri pejuang perempuan Aceh legendaris, Laksamana Malahayati, Syaura menunjukkan dedikasi total. Demi menghidupkan karakter pejuang yang tangguh, ia harus mempelajari dialek khas Aceh, mematangkan emosi dramatis, hingga melahap porsi latihan fisik memegang senapan dan pedang untuk adegan pertempuran sengit.

Ketangguhan Syaura di depan kamera ternyata selaras dengan kebiasaannya yang gemar mengasah kebugaran lewat olahraga intensif. Di sela-sela jadwal latihan seni peran mandiri, ia aktif melakoni boxing, berkuda, renang, hingga bermain basket. Berbagai aktivitas fisik tersebut diakui menjadi bekal utama dalam menjaga stamina serta keluwesan tubuh saat harus mengeksekusi adegan laga yang menuntut ketangkasan tinggi di lokasi syuting.

Tak hanya unjuk bakat akting, Syaura juga memperlihatkan apresiasi tingginya pada budaya lokal saat hadir di malam gala premiere. Berkolaborasi dengan perancang busana Ernesto Abram, ia tampil menawan memakai busana berkonsep coat midi asimetris berbahan Tenun Songket Lepus Palembang bermotif Bintang Bekait dengan paduan warna merah burgundi yang tegas. Lewat momentum ini, Syaura berharap penampilannya dapat menginspirasi anak muda untuk bangga mengenakan wastra Nusantara sekaligus mengenal sejarah perjuangan bangsa.

Anya Geraldine Butuh Waktu 3 Jam untuk Siapkan Wujud Siluman di Film

Anya Geraldine kembali mengeksplorasi kemampuan aktingnya lewat tantangan ekstrem dalam film horor terbaru berjudul Dewi Siluman Ular. Untuk pertama kalinya sepanjang karier layar lebar, Anya harus melepas citra modis dan glamor demi bertransformasi menjadi sosok makhluk mistis. Tak tanggung-tanggung, sang aktris harus menjalani proses makeup prostetik dan mengenakan kostum rumit selama tiga jam penuh setiap hari sebelum pengambilan gambar dimulai.

Meski sempat diselimuti rasa cemas di awal produksi karena proses perubahan wujud yang melelahkan, Anya mengaku sangat menikmati atmosfer selama di lokasi syuting. Selain harus membiasakan diri menggunakan lensa kontak khusus, ia bahkan ditantang untuk beradegan langsung bersama ular asli. Rasa tertantang dan antusiasme memerankan karakter yang benar-benar berbeda dari proyek-proyek sebelumnya membuat Anya melupakan rasa lelah di balik persiapan visual yang rumit tersebut.

Film garapan sutradara Kinoi Lubis ini diangkat dari kisah nyata viral lewat siniar horor Nikah Sama Jin di kanal YouTube Prasodjo Muhammad. Alur ceritanya menyoroti keputusasaan pria bernama Dedi yang terjerat masalah ekonomi, hingga memilih jalan pintas melakukan ritual pesugihan dengan menikahi sosok jin siluman ular. Film yang turut dibintangi oleh Derby Romero dan Aulia Sarah ini dijadwalkan menyapa penikmat horor di bioskop mulai 12 November 2026.

Sutradara Miiku Sakanishi dan Joaquin Del Paso Hadiri Jakarta World Cinema 2026

Panggung festival film internasional Jakarta World Cinema 2026 semakin meriah pada hari ketiga dengan kedatangan dua sineas global ternama. Miiku Sakanishi, sutradara di balik film Memorizu, hadir bersama Joaquín Del Paso yang menyutradarai karya The Garden We Dreamed. Kehadiran kedua sineas ini menjadi magnet kuat bagi para pencinta sinema yang memadati CGV Grand Indonesia untuk berdiskusi langsung mengenai proses kreatif di balik layar.

Melalui sesi tanya jawab yang hangat, para penonton diajak membedah proses artistik, mulai dari pencetusan premis awal naskah hingga kendala teknis dan eksplorasi emosional saat proses syuting. Miiku mengungkapkan rasa senangnya dapat berinteraksi langsung dengan audiens Indonesia dan menilai festival ini menjadi ruang dialog lintas budaya yang kaya makna. Sementara itu, Joaquín menyoroti kekuatan sinema sebagai medium universal yang mampu meruntuhkan sekat geografis serta menyatukan berbagai perspektif dunia.

Keseruan hari ketiga perhelatan ini juga dilengkapi dengan kurasi pemutaran film-film internasional berkualitas tinggi lainnya, seperti All of a Sudden, Rose, The Samurai and The Prisoner, serta El Ser Querido. Penikmat film masih bisa menyaksikan deretan karya unggulan Jakarta World Cinema 2026 secara langsung di bioskop hingga 7 November 2026, maupun secara daring lewat platform KlikFilm hingga 21 November 2026 mendatang.

Film Live Action Naruto Akan Diproduksi Tahun Depan

Kabar gembira datang bagi para penggemar anime dan manga legendaris di seluruh dunia. Lionsgate resmi menggandeng Sony Pictures untuk memproduksi film live action yang mengadaptasi karya mahakarya Masashi Kishimoto, Naruto. Kesepakatan kerja sama skala global ini tercapai setelah melalui persaingan sengit antarbanyak studio besar Hollywood yang berminat mengangkat perjalanan ninja dari desa Konoha tersebut ke layar lebar.

Proyek adaptasi bergengsi ini digarap oleh sutradara Destin Daniel Cretton, yang sebelumnya sukses menyutradarai film aksi superhero Spider-Man: Brand New Day. Selain memegang kendali penyutradaraan, Cretton juga berperan sebagai penulis naskah sekaligus produser. Cretton yang merupakan penggemar lama Naruto menegaskan komitmennya untuk mempertahankan unsur humor, aksi laga ikonik, serta sisi emosional kemanusiaan yang membuat kisah orisinalnya dicintai lintas generasi.

Proses syuting film live action Naruto ini dijadwalkan resmi bergulir pada musim semi 2027 mendatang. Dengan sokongan dana dan jaringan distribusi internasional Sony Pictures yang juga menaungi platform anime Crunchyroll, proyek ini ditargetkan menjadi tontonan sinematik akbar dunia yang mampu memuaskan ekspektasi tinggi para penggemar lama sekaligus merangkul penonton baru di ranah perfilman global.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dukung Modifikasi Cuaca di Kalimantan, Satgas TNI Semai 1,6 Ton Garam
• 46 menit lalu
0
thumb
Hasil AFC Champions League Two: Comeback di Markas Melbourne Victory, Persib Bandung Amankan Tiket 16 Besar
• 18 jam lalu
0
thumb
40 Hari Kepergian Guruh, Megawati Ziarah ke Makam Sang Adik
• 15 jam lalu
0
thumb
AHY Kecam Penyadapan Terhadap Prabowo, Dukung Dugaan Makar Diusut
• 16 jam lalu
0
thumb
Wamenkeu Juda: Aset Negara Tak Boleh Dibiarkan Pasif di Tengah Tekanan Ekonomi
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.