Sering Merasa Kurang Waktu untuk Anak? Coba Bangun Kedekatan dari Momen Sederhana

dewiku.com
7 jam lalu
Cover Berita

dewiku.com - Banyak orang tua merasa perlu menyediakan waktu khusus untuk membangun kedekatan dengan anak. Mulai dari merencanakan liburan keluarga, mengajak anak bermain ke tempat favorit, hingga menyiapkan aktivitas menyenangkan saat akhir pekan.

Padahal, hubungan yang hangat antara orang tua dan anak tidak selalu dibangun melalui pengalaman besar. Percakapan singkat saat perjalanan pulang sekolah, makan bersama, atau menemani anak menikmati camilan juga bisa menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan.

Psikolog Anak sekaligus Certified Play Therapist, Anastasia Satriyo, menjelaskan bahwa kedekatan emosional antara orang tua dan anak terbentuk melalui interaksi kecil yang responsif dan dilakukan secara berulang.

Menurutnya, anak tidak membutuhkan setiap momen bersama orang tua menjadi sesuatu yang besar atau sempurna. Hal yang lebih penting adalah bagaimana anak merasa diperhatikan dan dihargai dalam kesehariannya.

“Anak tidak membutuhkan setiap momen bersama orang tua menjadi besar atau sempurna. Hal yang lebih penting adalah pengalaman merasa dilihat, didengar, dan direspons secara konsisten,” jelas Anastasia.

Artinya, orang tua tidak harus selalu menyiapkan kegiatan khusus untuk membuat anak merasa disayang. Kehadiran dan perhatian yang diberikan dalam aktivitas sehari-hari juga dapat menjadi bagian penting dari proses membangun hubungan yang aman dan hangat.

Manfaatkan Rutinitas untuk Lebih Dekat dengan Anak

Kesibukan pekerjaan dan urusan rumah tangga sering membuat waktu bersama anak terasa terbatas. Namun, rutinitas yang sudah dijalani keluarga sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menciptakan interaksi yang lebih berkualitas.

Misalnya, orang tua bisa mengajak anak bercerita selama perjalanan pulang sekolah, berbincang saat makan bersama, atau mendengarkan pengalaman anak sebelum tidur.

Menurut Anastasia, waktu makan atau menikmati camilan bersama dapat menjadi kesempatan untuk berbincang dalam suasana santai. Dalam situasi seperti ini, percakapan bisa muncul secara lebih natural tanpa harus terasa seperti sesi tanya jawab.

Baca Juga
  • Ada yang Unik di Kota Tua, Parfum Lokal Ini Hadir dengan Kemasan Denim

Kegiatan sederhana lainnya juga bisa dilakukan, seperti menyiapkan perlengkapan sekolah untuk esok hari, membereskan barang bersama, atau sekadar mengobrol tentang hal yang dialami anak sepanjang hari.

“Bonding” tidak harus menjadi agenda tambahan dalam jadwal keluarga. Orang tua justru bisa memanfaatkan kesempatan yang sudah tersedia dalam rutinitas sehari-hari.

Bukan Berapa Lama, tetapi Bagaimana Orang Tua Hadir

Waktu bersama anak memang penting, tetapi durasinya bukan satu-satunya hal yang menentukan kualitas hubungan.

Survei yang dilakukan biskuit Lexus menemukan bahwa sembilan dari 10 ibu masih merasa perlu menciptakan pengalaman istimewa agar anak merasa disayang. Padahal, seluruh responden sepakat bahwa waktu 10–15 menit pun dapat bermakna jika dijalani dengan perhatian penuh.

Temuan ini memperlihatkan bahwa masih ada anggapan quality time harus direncanakan dan membutuhkan waktu panjang. Padahal, kesempatan untuk membangun kedekatan bisa hadir di sela aktivitas sehari-hari.

Orang tua dapat mencoba memberikan perhatian penuh ketika anak bercerita, merespons pertanyaannya, atau ikut menikmati aktivitas sederhana yang disukai anak. Hal-hal kecil tersebut dapat membantu anak merasa bahwa keberadaan dan perasaannya dihargai.

Liburan keluarga tentu bisa menjadi pengalaman menyenangkan dan berkesan. Namun, seperti dijelaskan Anastasia, hubungan yang aman dan hangat lebih banyak dibangun melalui interaksi kecil yang terjadi berulang kali.

Ciptakan Momen Menyenangkan dari Hal Sederhana

Salah satu cara memanfaatkan rutinitas adalah menjadikan kegiatan sehari-hari sebagai momen menyenangkan bersama anak. Orang tua bisa mengajak anak memilih camilan, berbagi cerita, atau melakukan aktivitas ringan yang disukai bersama.

Kebersamaan semacam ini juga menjadi semangat kampanye That's A Lexus Moment dari biskuit Lexus. Tahun ini, Lexus berkolaborasi dengan Mofusand melalui kemasan edisi terbatas ukuran 190 gram yang berisi satu stiker koleksi dengan empat desain berbeda.

Kolaborasi tersebut menghadirkan keseruan kecil saat orang tua dan anak membuka kemasan, melihat stiker yang didapat, hingga mengumpulkan desain yang tersedia.

Pada akhirnya, membangun kedekatan dengan anak tidak selalu membutuhkan biaya besar atau rencana yang rumit. Di tengah kesibukan keluarga, perhatian sederhana, kesediaan mendengarkan, dan waktu singkat yang dinikmati bersama bisa menjadi cara untuk menjaga hubungan tetap hangat.

Add to Preferred Sources
Tag
  • #kedekatan dengan anak
  • #kedekatan
  • #anak
  • #orang tua
Terkini
  • Cara Memilih Cleanser yang Tepat Sesuai Kondisi Kulit, Jangan Asal Pilih
  • 5 Alasan Pilih Puff Rubycell atau Velvet untuk Makeup Wanita
  • 5 Perbedaan Puff Cushion Rubycell dan Velvet untuk Makeup Sempurna
  • Lewat Pengalaman Autentik, Hong Kong Punya Cara Baru Menarik Wisatawan
  • Perempuan Punya Cara Lain Menjaga Bumi, Dimulai dari Memilih Pembalut Ramah Lingkungan
  • Mengenal Skincare dengan Teknologi EXO3, Inovasi yang Mulai Dilirik untuk Perawatan Kulit di Rumah
  • Tips Kulit Tubuh Glowing dan Sehat dengan Menjaga Lipid Barrier

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Desa wisata diperkenalkan jadi daya tarik pariwisata di AKRT 2026
• 37 menit lalu
0
thumb
Kronologi Tetangga Bunuh Ibu Rumah Tangga, Jasadnya Dibakar dalam Mobil | KOMPAS MALAM
• 15 jam lalu
0
thumb
Thalita Bangkit dari Dua Match Point, Kalahkan Wakil Malaysia dan Lolos ke 16 Besar Korea Open 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Kemenhub Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi, Dorong ke Angkutan Umum
• 4 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Bangun Hotel, Ini Cara IHG Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lokal
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.