Dipuja-puja di Vietnam, Park Hang-seo Justru Jadi Sasaran Hinaan Rasis di Liga Thailand

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo, yang dikenal dengan julukan "Guus Hiddink of Vietnam", kembali menjadi sorotan setelah terlibat dalam sejumlah kontroversi di sepak bola Thailand. Kali ini, mantan pelatih tim nasional Vietnam tersebut menjadi sasaran tindakan rasis yang diduga dilakukan oleh dua penonton asing saat pertandingan Kanchanaburi FC melawan Pattaya United.

Park Hang-seo merupakan sosok yang sangat dihormati di Vietnam berkat kontribusinya dalam meningkatkan prestasi sepak bola negara tersebut di level Asia maupun internasional.

Di bawah kepemimpinannya, Vietnam berhasil menjuarai Piala AFF, mencatatkan pencapaian membanggakan di Piala Asia, serta mengukir sejarah dengan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Park Hang-seo
Sumber :
  • antara

Sebelumnya, mantan rival Shin Tae-yong itu juga sempat melontarkan kritik keras terhadap kualitas kepemimpinan wasit di Thailand. Pernyataannya bahkan memicu kegaduhan di kalangan sepak bola setempat setelah ia mempertanyakan keputusan pengadil lapangan dalam beberapa pertandingan yang dipimpin timnya.

Kontroversi pertama bermula setelah Kanchanaburi FC bermain imbang 1-1 melawan Nakhon Pathom pada 16 September. Park Hang-seo menunjukkan ketidakpuasannya terhadap sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.

Dalam situasi tersebut, Park melontarkan pernyataan yang langsung menarik perhatian publik sepak bola Thailand.

"Sekarang saya mengerti mengapa Thailand terus kalah dari Vietnam. Itu karena keputusan wasit seperti ini."

Pernyataan tersebut memicu reaksi luas karena dianggap menyentuh rivalitas sepak bola antara Thailand dan Vietnam. Namun, Park kemudian menyampaikan permintaan maaf secara resmi melalui klub Kanchanaburi FC pada hari berikutnya. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk merendahkan tim nasional Thailand.

Meski telah meminta maaf, ketegangan Park dengan perangkat pertandingan belum berakhir. Dalam laga pekan ketujuh melawan Muang Loi United, ia kembali mempermasalahkan keputusan wasit, terutama terkait tambahan waktu babak kedua.

Waktu tambahan yang semula diumumkan selama lima menit diperpanjang menjadi enam menit. Pada periode tersebut, tim lawan berhasil mencetak gol penyeimbang sehingga memicu kemarahan Park.

Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan masuk ke lapangan untuk memprotes wasit utama. Situasi sempat memanas, tetapi bentrokan berhasil dihindari setelah staf pelatih dan wasit keempat berupaya menahan Park.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dugaan Makar Muncul dalam Kasus Penyadapan Presiden, Ini Ancaman Hukuman dalam KUHP
• 5 jam lalu
0
thumb
Adu Harga Toyota Fortuner & Mitsubishi Pajero Sport, Mana Lebih Mahal?
• 20 jam lalu
0
thumb
Trump Tak Menyesal Mulai Perang Iran usai Partai Republik Kalah di Pemilu AS
• 3 jam lalu
0
thumb
Pemkab Bengkalis Riau siapkan lahan 15 hektare untuk pembangunan SNT
• 1 jam lalu
0
thumb
Ibas Yudhoyono: Pengungkapan Kasus Narkotika Harus Bongkar Jaringan Pemasoknya
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.