Menlu Tekankan Arti Penting Ketahanan Nasional untuk Kawasan dan Global

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menekankan arti penting ketahanan nasional yang akan menjadi fondasi ketahanan kawasan dan global dalam pertemuan Menlu APEC.

“Menghadapi ketidakpastian global saat ini, APEC harus semakin solid dalam kerja sama membangun ketahanan dan konektivitas di Asia Pasifik” tegas Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri, Kamis 5 November 2026.

Hal ini menjadi pesan utama Menlu dalam APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) Ministerial Meeting (AMM) ke-37 bertema “Building an Asia-Pacific Community to Prosper Together” yang dilaksanakan secara daring 3 November 2026.

Penguatan ketahanan nasional menjadi prioritas Indonesia termasuk di bidang energi dan pangan, yang didukung dengan pembangunan sumber daya manusia. “Di tengah ekonomi global yang semakin saling terhubung, penguatan ketahanan nasional memerlukan kerja sama inklusif dan berkelanjutan,” sambung Menlu Arrmanatha.

Di tengah keterhubungan digital yang semakin intensif, Menlu juga mengharapkan APEC mempererat konektivitas yang tidak terbatas di ranah fisik.

“Kecerdasan buatan dapat menjembatani pertukaran berbagai pemikiran, pengetahuan dan peluang di kawasan” ujar Menlu, sembari mendorong peningkatan investasi dalam digital skills.

Melalui kerja sama di APEC, kecerdasan buatan diharapkan semakin diberdayakan bagi pembangunan di kawasan, secara aman, bertanggung jawab dan berorientasi pada manusia.

Indonesia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di kawasan juga membutuhkan penguatan sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, dengan WTO sebagai intinya. “Melalui APEC, kita dorong reformasi di WTO yang bermakna dan inklusif, sehingga lebih bermanfaat nyata bagi semua pihak” tegas Menlu Arrmanatha.

Lebih lanjut, Menlu menggarisbawahi peran APEC sebagai forum dan penggerak utama kerja sama ekonomi di kawasan. “APEC harus menjadi inkubator gagasan dengan hasil dan manfaat yang semakin nyata dan berdampak” pungkas Menlu Arrmanatha.

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Arrmanatha dalam partisipasi perdananya pada AMM, di sesi ke-1 dengan sub-tema “Work Towards an Asia-Pacific Community.” Dalam pertemuan, Menteri Perdagangan RI juga turut memberikan pernyataan pada sesi ke-2 dengan sub-tema “Advance Economic Integration for New Growth in the Region.”

AMM ke-37 diselenggarakan oleh Tiongkok, selaku tuan rumah, guna membahas beberapa agenda kunci dan deliverables yang akan disepakati pada KTT APEC, 18-19 November 2026 di Shenzhen, Tiongkok.

AMM ke-37 dihadiri oleh 21 Ekonomi Anggota APEC dan 3 perwakilan lembaga internasional. Sebagai Ekonomi Anggota APEC sejak 1989, Indonesia aktif berkiprah memberikan sumbangsih terhadap pemajuan kerja sama ekonomi dan pembangunan di Asia Pasifik. Di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, APEC didorong menjadi penggalang stabilitas ekonomi kawasan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sidang Vonis Bupati Fadia Arafiq Ditunda
• 4 jam lalu
0
thumb
Jokowi Sebut Ijazahnya Dipakai Daftar Kerja hingga Pilpres: Tak Pernah Dipersoalkan
• 3 jam lalu
0
thumb
Charles Bicara Motif Aksi Spionase Modus Penyadapan terhadap Presiden Prabowo
• 10 jam lalu
0
thumb
Tidur Teratur dengan Waktu Ideal Akan Pengaruhi Kesehatan Tubuh
• 23 jam lalu
0
thumb
Pembangunan Rujab Kapolres Wajo Tuai Sorotan, Telan APBD Rp2,2 Miliar
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.