PAM Jaya Masuk Daftar Pembayar Pajak Terbesar di Jakarta Pusat

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – PAM Jaya masuk dalam daftar pembayar pajak terbesar di Jakarta Pusat. Penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Pusat tersebut diberikan dalam kegiatan Tax Gathering 2026 di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan, Selasa (3/11/2026).

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengingat bagi perusahaan untuk menjaga kepatuhan perpajakan di tengah upaya memperluas layanan air minum perpipaan di Jakarta. Menurut dia, pemenuhan kewajiban pajak merupakan salah satu tanggung jawab perusahaan.

Baca Juga
  • Menteri UMKM Pastikan Warteg hingga Tukang Pijat dengan Omzet di Bawah Rp500 Juta Bebas Pajak
  • Menteri UMKM Pastikan Pedagang Warteg hingga Tukang Pijat tak akan Kena Pajak
  • Di Jayawijaya, Kendaraan Wajib Lunas Pajak untuk Beli BBM Subsidi

“Bagi PAM Jaya, kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional,” kata Arief melalui keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Arief mengatakan, kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara tidak terlepas dari tanggung jawab PAM Jaya sebagai BUMD yang menjalankan pelayanan publik. Perusahaan harus menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas layanan, keberlanjutan usaha, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Saat ini, PAM Jaya tengah memperkuat infrastruktur dan memperluas cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta. Perusahaan juga berupaya meningkatkan profesionalisme dan tata kelola agar transformasi bisnis berjalan berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan dan transformasi PAM Jaya dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi masyarakat dan negara,” ujar Arief.

Menurut Arief, keberhasilan PAM Jaya tidak hanya diukur dari kemampuan meningkatkan kualitas layanan air minum, tetapi juga kontribusinya terhadap pembangunan.

“Karena itu, kami akan terus menjaga kepatuhan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat integritas dalam setiap proses bisnis perusahaan,” kata Arief.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
China Luncurkan Roket Lijian-2, Angkut 18 Satelit ke Luar Angkasa
• 22 jam lalu
0
thumb
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng
• 18 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Jakarta 5 November 2026: Hujan Turun Mulai Jam 4 Sore, Siapkan Payung
• 5 jam lalu
0
thumb
Analis: Pasar Saham RI Dibayangi Arus Keluar Dana Asing Hampir Rp 200 Triliun
• 21 jam lalu
0
thumb
Demokrat Waspada Disadap Listyo dkk: Tunggu Hasil Penyelidikan, Apakah Juga Sadap Kami?
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.