Awas! PSI Beri Sinyal Bawa Massa Besar Kawal Jokowi di Sidang Ijazah Palsu Hari Ini: Maaf Jika Masyarakat Terganggu

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberi sinyal akan mengerahkan massa pendukung untuk mengawal hadirnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) hari ini.

Isyarat itu disampaikan melalui pengumuman permohonan maaf yang disampaikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Fraksi PSI DKI Jakarta kepada masyarakat.

Baca Juga :
Jokowi Jadi Saksi Sidang Perkara Ijazah Palsu, PN Jakarta Timur Batasi Pengunjung Maksimal 80 Orang
Pengakuan Budi Arie soal Power Politik Jokowi Walau Tak Jadi Presiden: Masih Dipercaya Rakyat

PSI meminta maaf apabila kehadiran massa pendukung dalam jumlah besar nantinya akan menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar pengadilan.

Pengumuman itu disampaikan melalui pernyataan resmi PSI Jakarta pada Rabu tengah malam (4/11/2026).

Dalam pemberitahuannya, PSI secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintas di sekitar PN Jakarta Timur.

Mereka mengakui kehadiran massa pendukung berpotensi mengganggu aktivitas dan perjalanan masyarakat.

"Sehubungan dengan adanya kegiatan sidang ijazah Bapak Joko Widodo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur tanggal 5 November 2026, kami menyadari bahwa kehadiran massa pendukung dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi," demikian keterangan tertulis DPW PSI DKI Jakarta.

"Untuk itu, kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mungkin terganggu aktivitas dan perjalanannya."

"Terima kasih atas pengertiannya," tegas partai bergambar gajah tersebut.

PSI Jakarta umumkan akan kawal Jokowi di PN Jaktim.
Photo :
  • PSI Jakarta

Adapun Jokowi dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu.

Perkara tersebut menyeret Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa.

Pernyataan permohonan maaf PSI Jakarta tersebut sekaligus mengindikasikan potensi pengerahan massa pendukung Jokowi dalam jumlah besar untuk mengawal jalannya persidangan.

Sebelumnya, rumor mengenai rencana kedatangan rombongan massa pendukung mantan presiden tersebut memang telah beredar.

Hal itu dibocorkan oleh Dokter Tifa selaku terdakwa, melalui akun media sosial X @DokterTifa pada Senin (2/11/2026).

Dokter Tifa mengaku mendapat informasi rencana pengerahan massa tersebut dari seseorang yang disebut sebagai informan lapangan.

Informasi tersebut berkaitan dengan dugaan rencana pengerahan massa sebanyak 10 bus di luar massa PSI untuk datang ke PN Jaktim.

Baca Juga :
Ditanya soal Jokowi Berpotensi Diperiksa dalam Kasus Dugaan Penyadapan, Yusril: Kita Tak Bisa Apriori
Jokowi Bakal Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siaga Antisipasi Massa dan Siapkan Pengamanan di PN Jaktim
Pengakuan Jokowi soal Polemik Tudingan Ijazah Palsu: Orang Lain Bicara Angkasa, Kita Masih Ijazah

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo
• 21 jam lalu
0
thumb
Nusron Wahid tak Ditahan Usai Diperiksa KPK, Ogah Beri Keterangan untuk Wartawan
• 12 jam lalu
0
thumb
Kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS Cetak Sejumlah Sejarah Baru
• 13 jam lalu
0
thumb
PSG Bantai Villarreal 6-0! Fabian Ruiz Borong Dua Gol, Les Parisiens Tak Terbendung di Liga Champions
• 22 jam lalu
0
thumb
Klarifikasi Nippon Paint Tanggapi Gaduhnya Putus Kontrak dengan Raffi Ahmad Imbas Deklarasi Sumpah Pemuda 2026
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.