Jakarta, VIVA - Kiky Saputri akhirnya membeberkan alasan di balik candaan "rakyat jelata" dalam video lawas yang kembali ramai dibicarakan. Melalui unggahan Instagram pada Rabu (4/11/2026), komika tersebut menjelaskan konteks kejadian, maksud penggunaan istilah itu, hingga alasan dirinya merasa perlu meminta maaf kepada masyarakat yang tersinggung.
Alih-alih mengabaikan kritik yang muncul, Kiky memilih memberikan penjelasan secara terbuka. Ia mengakui bahwa pemilihan kata dalam video tersebut memang bisa menimbulkan kesan kurang menyenangkan, meskipun maksud awalnya bukan untuk merendahkan orang lain.
"Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang mungkin terdengar kurang tepat, terlepas dari maksudku saat itu," tulis Kiky dalam unggahannya di Instagram @kikysaputrii yang dikutip pada Kamis (5/11/26).
Ia kemudian menjelaskan bahwa rekaman yang kembali beredar itu sebenarnya dibuat pada 2023. Saat itu, Kiky bersama sejumlah pengisi acara mendapat undangan untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati. Dalam perjalanan menuju lokasi, mereka berkesempatan berada dalam satu pesawat bersama Menteri Perhubungan yang menjabat kala itu.
Video Dibuat saat Kiky Pertama Kali Naik Private JetSalah satu hal yang ingin diluruskan Kiky adalah konteks candaan yang disampaikannya ketika berada di dalam pesawat. Ia menyebut gaya bicaranya tidak terlepas dari profesinya sebagai komika, terutama karena selama ini dikenal sering menggunakan roasting, sindiran, dan sarkasme dalam materi komedi.
Menurut Kiky, sebutan "rakyat jelata" bukan ditujukan untuk menghina masyarakat. Istilah tersebut justru dimaksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing atau pamer kemewahan yang sempat menjadi perbincangan.
"Termasuk penggunaan istilah "rakyat jelata", yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing pada saat itu, dan bukan untuk merendahkan masyarakat," jelas Kiky.
Ia bahkan merasa menempatkan dirinya sebagai bagian dari kelompok yang disebutnya dalam candaan tersebut. Pasalnya, pengalaman menaiki private jet saat itu merupakan hal baru baginya.
"Karena aku pun memposisikan diri sebagai "rakyat jelata" yang baru pertama kali naik private jet," lanjutnya.
Akui Candaan Bisa Menimbulkan Persepsi BerbedaMeski sudah menjelaskan maksud ucapannya, Kiky tidak menampik bahwa sebuah candaan dapat diterima secara berbeda oleh setiap orang. Ia menyadari bahwa niat seseorang tidak selalu sejalan dengan dampak perkataan yang dirasakan oleh orang lain.





Komentar (0)