Toyota Siapkan Robotaxi Tanpa Sopir Bareng Waymo, Bakal Mengaspal di Jepang pada 2027

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Toyota memperkenalkan versi modifikasi dari crossover listrik bZ yang disiapkan sebagai taksi otonom atau robotaxi milik Waymo. Kendaraan tanpa pengemudi tersebut dijadwalkan mulai beroperasi di Jepang pada 2027.

Laman Carscoops, Selasa (3/11) waktu setempat, melaporkan bahwa ekspansi selanjutnya akan menyasar Inggris dan sejumlah negara lain yang menjadi wilayah layanan Waymo. Di sisi lain, Toyota juga tengah menjajaki penggunaan teknologi otonom Waymo untuk model kendaraan masa depan.

Kerja sama Toyota dan Waymo sebenarnya telah diumumkan sejak tahun lalu. Kini, kedua perusahaan mulai mengungkap lebih banyak detail mengenai proyek tersebut, termasuk menghadirkan Toyota bZ versi khusus yang berbasis bZ4X facelift spesifikasi Jepang.

Mobil listrik (EV) tersebut dibekali sejumlah sensor Waymo yang tersebar di bagian atap, bumper depan, spatbor depan, bumper belakang, pintu bagasi, hingga spoiler belakang. Sementara itu, desain bodi lainnya tetap mempertahankan tampilan standar bZ4X dengan balutan warna putih dan logo Waymo di bagian pintu.

Perubahan juga dilakukan pada bagian interior untuk menunjang fungsinya sebagai kendaraan transportasi berbasis aplikasi. Toyota menyematkan pintu otomatis, pintu bagasi elektrik, serta pencahayaan ambient untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Selain itu, Toyota menjanjikan ruang kaki yang lega bagi penumpang di baris belakang. Berbagai penyesuaian tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional robotaxi.

Diproduksi dalam satu fasilitas

Selama ini, kendaraan Waymo umumnya baru mendapatkan pemasangan sensor dan komputer otonom setelah keluar dari jalur produksi standar. Namun, Toyota memilih pendekatan berbeda dengan merakit robotaxi bZ sekaligus memasang perangkat keras otonom Level 4 milik Waymo di pabrik Takaoka, Jepang.

Hingga kini, Toyota belum membeberkan secara lengkap spesifikasi teknis kendaraan listrik tersebut. Sebagai gambaran, versi standar menggunakan platform e-TNGA dengan pilihan satu atau dua motor listrik yang menghasilkan tenaga maksimal 214 hp (160 kW/217 PS).

Mobil tersebut juga dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 74,7 kWh. Berdasarkan pengujian WLTP, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 505 km, sedangkan berdasarkan standar EPA jarak tempuhnya mencapai 406 km.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita?
• 19 jam lalu
0
thumb
Produksi Batu Bara Capai 77% dari RKAB, Pengusaha Pantau Cuaca-Logistik Jelang Akhir Tahun
• 11 jam lalu
0
thumb
POV Cari Listyo Sigit! Menelusuri Eks Kapolri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo di Mabes Polri
• 11 jam lalu
0
thumb
DPRD DKI Desak Penambahan CCTV di Daerah Rawan Tawuran
• 17 jam lalu
0
thumb
Asap Karhutla Tidak Berhenti di Paru-Paru
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.