PDIP, Gibranisti, & Pengamat Politik Soal Teka-Teki Otak Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Polisi masih mendalami motif dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai salah satu tersangka. Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Listyo Sigit, Irjen Ahrie Sonta, dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Penyidik juga telah memeriksa 10 saksi dan tiga saksi ahli. Selain nomor telepon Presiden, dugaan penyadapan disebut menyasar pejabat negara, tokoh politik, media, hingga pengusaha. Istana menyebut perkara ini mengarah pada dugaan makar. Namun, motif dan pihak lain yang mungkin terlibat masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Sejumlah partai politik turut mendesak polisi mengungkap pihak yang diduga menjadi otak di balik penyadapan. Gerindra meminta penyidikan tidak berhenti pada para pelaksana. Demokrat meyakini ada pihak lain yang terlibat, sementara PDIP menilai kasus ini perlu diusut tuntas.

Di tengah polemik tersebut, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono turut menyampaikan keprihatinan melalui media sosial X. Ia meminta Presiden Prabowo menghidupkan kembali politik yang berkeadaban.

Siapa sebenarnya pihak yang berada di balik dugaan penyadapan ini? Bagaimana penyidik dapat mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain?

Simak pembahasannya bersama Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Yulius Setiarto, Ketua Umum Gibranisti Taufik Billfakih, dan pengamat politik dari Universitas Nasional.

#penyadapan #prabowo #jenderallistyosigit

Baca Juga: Listyo Sigit & 2 Jenderal Sadap Presiden Prabowo, Penyidik Usut Motif | SAPA MALAM

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Ahmades-Brilian

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pdip
  • gibranisti
  • penyadapan
  • prabowo
  • listyo sigit
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Unismuh Makassar Naik 75 Peringkat dalam QS Asia University Rankings 2027
• 12 jam lalu
0
thumb
Viral! Emak-emak di Bengkulu Geruduk Rumah Seorang Pemuda, Ternyata Ditemukan Puluhan Pakaian Dalam Wanita
• 4 jam lalu
0
thumb
KONI Jabar jadikan Porprov 2026 ajang seleksi atlet PON 2028
• 14 jam lalu
0
thumb
Saksi Hirmon Kecewa Bayar Ferry Boboho Rp 22,5 M demi "Curhat" Terkait Kasus Korupsi Impor Baja
• 7 jam lalu
0
thumb
Karhutla Gambut di Pulang Pisau Kalteng Meluas, Lebih dari 600 Hektare Terbakar | BERITA UTAMA
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.