Pameran Pertanian dan Peternakan Digelar di Tangerang

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Tantangan ketahanan pangan nasional menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pameran industri pertanian dan peternakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Rabu (4/11/2026).

Sejumlah persoalan mulai dari perubahan iklim, peningkatan produktivitas, hingga keberlanjutan pasokan pangan menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut. Modernisasi teknologi juga dinilai penting untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian dan peternakan Indonesia.

Salah satu agenda yang digelar adalah Nusantara AgriFuture Summit dengan tema Circular Agriculture: Unlocking the Potential of Land and Livestock. Forum tersebut membahas potensi ekonomi sirkular dalam pengembangan industri pertanian dan peternakan.

Diskusi menghadirkan Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen PKH, Makmun; Executive Director Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII), Phil Rickard; serta Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Litbang dan Kajian Strategis DPN HKTI, Bayu Dwi Apri Nugroho.

Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono, menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas yang harus diikuti kesejahteraan petani dan peternak. Menurutnya, kolaborasi serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting untuk mendorong kemajuan kedua sektor tersebut.

“Penguatan sektor pertanian dan peternakan harus berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para pelakunya. Kita ingin petani dan peternak mendapatkan manfaat nyata dari setiap kebijakan yang dijalankan. Melalui kegiatan seperti NLP Expo dan INDOGRITECH Expo ini, saya berharap kolaborasi dan pemanfaatan teknologi dapat semakin mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan Indonesia,” ucap Sudaryono selaku Ketua Umum DPN HKTI.

Penerapan smart farming, penguatan biosekuriti, dan pengembangan sistem produksi berkelanjutan juga menjadi perhatian. Ketiga aspek tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas produksi.

Area NusaFarm turut dihadirkan untuk memperlihatkan penerapan teknologi pertanian secara langsung. Pengunjung dapat melihat demonstrasi teknologi dan berbagai aktivitas pertanian modern.

Sejumlah agenda lain juga masuk dalam rangkaian kegiatan. IPB Stakeholder Forum digelar pada 4 November, disusul HILIRIZE! pada 5 November yang membahas peluang hilirisasi produk peternakan.

Sementara itu, Indonesia Agri-Future Forum 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 November. Forum hasil kolaborasi HKTI dan Pemuda Tani Indonesia tersebut akan membahas digitalisasi pertanian serta penguatan resiliensi pekerja migran terampil untuk mendukung swasembada pangan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mensesneg: Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar dan Membahayakan Negara
• 15 jam lalu
0
thumb
Muhammadiyah Prihatin Listyo Sigit Cs Sadap Presiden-Tokoh Politik: Harus Dihukum Setimpal
• 10 jam lalu
0
thumb
BI Sebut Kinerja Intermediasi Perbankan Terjaga di Tengah Dinamika Global
• 22 jam lalu
0
thumb
Ombudsman Soroti Lemahnya Pengawasan Perusahaan Pengguna Kawasan Hutan
• 9 jam lalu
0
thumb
5 Wakil Indonesia Tembus 16 Besar Korea Open 2026, Sektor Tunggal Putri Sapu Bersih Kemenangan
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.