Apakah Gibran Ikut Disadap? Yusril: Wallahualam

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengaku belum mengetahui apakah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menjadi target penyadapan ilegal yang diduga melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri.

"Wallahualam bissawab," ujar Yusril dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Rabu 4 November 2026. 

Yusril mengatakan, informasi yang diterimanya sejauh ini baru menyebut Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri, dan politisi sebagai pihak yang menjadi sasaran penyadapan.

"Apa namanya, yang baru saya dengar adalah bahwa presiden dan sejumlah menteri dan sejumlah politisi. Jadi saya belum tahu apakah Pak Wakil Presiden juga ikut disadap atau tidak," lanjutnya.

Baca Juga :

Kompolnas Sebut Penyadapan terhadap Presiden sebagai Pelanggaran Serius

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal. Ketiganya masing-masing berinisial LSP, ASN, dan EH.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Asep Safrudin mengatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan mendalam dengan menggunakan metode scientific crime investigation.

"Penyidik menetapkan tiga orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH," kata Asep di Mabes Polri.

Selain menetapkan tiga tersangka, penyidik juga telah memeriksa satu orang saksi berinisial SU. Asep menjelaskan, aksi penyadapan ilegal tersebut menyasar sejumlah tokoh penting nasional.

Adapun sasaran illegal tapping para tersangka meliputi Presiden Prabowo Subianto, pejabat negara, tokoh politik, media, tokoh organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga pengusaha.

Meski demikian, Yusril menegaskan dirinya belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kemungkinan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menjadi salah satu target penyadapan tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Anjlok 0,97 Persen ke 4.856,96, Pasar Saham Asia Tertekan Jelang Hasil Pemilu Paruh Waktu AS
• 10 jam lalu
0
thumb
Kahiyang Ayu Luncurkan SIPANDA, Padanglawas Utara Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Sumut 2026
• 12 jam lalu
0
thumb
KRL Jabodetabek Layani 303,7 Juta Pengguna hingga Oktober 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Ada Risiko Membayangi Saham BRMS, BRPT, dan UNTR, Apa Itu?
• 12 jam lalu
0
thumb
Kiper Andorra Owono Syok Berat Usai Kematian Jesus de Miguel
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.