Kegiatan ini menjadi wadah bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk, teknologi, dan layanan sekaligus menjajaki peluang kemitraan dengan calon distributor, importir, serta mitra industri di Indonesia.
Baca Juga :
Bank Indonesia Luncurkan QRIS Antarnegara Indonesia-TiongkokShanghai Fair Indonesia 2026 akan berlangsung pukul 10.00 hingga 17.00 WIB di Hall B1–B3 dan C1, Jakarta International Expo, Kemayoran. Penyelenggara menghadirkan ratusan perusahaan dan asosiasi industri yang akan memanfaatkan pameran tersebut untuk memperluas jaringan bisnis di pasar Indonesia.
Mengusung tema "Saat Inovasi Shanghai Bertemu Peluang Indonesia", kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada promosi produk. Penyelenggara juga menyiapkan program business matching agar perusahaan peserta dapat bertemu langsung dengan calon mitra yang memiliki kebutuhan bisnis sesuai dengan produk dan layanan yang ditawarkan.
Wakil Ketua Komite Perdagangan Jasa Shanghai Service Federation, Fu Wengang, mengatakan Indonesia merupakan pasar potensial bagi perusahaan Shanghai untuk memperluas jangkauan bisnis.
Menurutnya, Shanghai memiliki kekuatan dalam bidang inovasi, manufaktur, dan layanan yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia.
"Indonesia adalah pasar yang dinamis dan Shanghai memiliki kekuatan di bidang inovasi, manufaktur, dan layanan. Lewat Shanghai Fair Indonesia 2026, kami ingin mempertemukan keduanya dalam suasana yang konkret, bukan sekadar pameran, tetapi ruang untuk menghasilkan kerja sama," ujar Fu Wengang.
Penyelenggaraan pameran ini mendapat dukungan dari Komite Persahabatan dengan Negara Asing dan Komite Shanghai Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok. Sejumlah mitra Indonesia juga terlibat, antara lain KADIN Indonesia Komite Tiongkok, Pemerintah Kota Bogor, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), PERPIT, dan STARFINDO.
Sebelumnya, Shanghai Fair telah diselenggarakan di sejumlah negara, termasuk Korea Selatan dan Thailand. Penyelenggaraan di Jakarta diharapkan memperluas konektivitas perdagangan Shanghai dengan pelaku usaha di Indonesia.
Lima Sektor Bisnis Jadi Fokus Pameran
Untuk memperluas peluang kerja sama, Shanghai Fair Indonesia 2026 menghadirkan perusahaan dari lima kategori industri, yakni barang konsumen, kesehatan, teknologi inovasi, manufaktur, dan perdagangan jasa.
Pada sektor barang konsumen, produk yang ditampilkan mencakup tekstil, pakaian, perlengkapan rumah tangga, peralatan dapur pintar, alat tulis, koper, kerajinan, porselen, hingga produk perawatan pribadi.
Sementara itu, kategori kesehatan menghadirkan sejumlah produk dan teknologi, mulai dari perangkat medis, reagen pengujian, platform ekstraksi eksosom, lensa intraokular, hingga material karbon aktif dan serat karbon.
Di sektor teknologi inovasi, pameran akan menampilkan perkembangan otomasi industri digital, manufaktur elektronik, sirkuit terpadu, kecerdasan buatan (AI), teknologi rendah karbon, energi baru, serta teknologi drone yang berkaitan dengan ekonomi ketinggian rendah atau low altitude economy.
Adapun sektor manufaktur mencakup material kimia baru, bahan bangunan, peralatan industri, pengemasan, percetakan, hingga produk logam dan kimia.
Kategori terakhir adalah perdagangan jasa yang mencakup layanan pariwisata, pendidikan, pengujian dan sertifikasi, logistik, rantai pasok, perdagangan digital, hingga jasa hukum, keuangan, dan sumber daya manusia.
Keberagaman sektor tersebut membuka ruang penjajakan kerja sama lintas industri. Pelaku usaha Indonesia dapat mencari alternatif pemasok, teknologi, maupun mitra distribusi dari perusahaan yang hadir dalam pameran.
Bahas E-Commerce hingga Teknologi AI
Selain mempertemukan perusahaan dan calon mitra bisnis, Shanghai Fair Indonesia 2026 juga menyiapkan sejumlah forum diskusi untuk membahas perkembangan industri dan peluang perdagangan.
Pada hari pertama, 11 November 2026, diskusi akan berfokus pada perdagangan elektronik lintas negara atau cross-border e-commerce serta pengembangan merek produk konsumen sehari-hari.
Memasuki hari kedua, pembahasan diperluas melalui tiga diskusi panel. Topiknya mencakup kebijakan ekonomi dan perdagangan Indonesia, promosi industri Kota Rongcheng di Weihai, serta perkembangan AI dan manufaktur cerdas.
Forum lainnya akan membahas layanan keuangan, sertifikasi, dan sumber daya manusia yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas perdagangan dan ekspansi bisnis lintas negara.
Pembahasan tersebut diharapkan memberikan gambaran kepada pelaku usaha mengenai perkembangan pasar, regulasi perdagangan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing industri.
Buka Business Matching dan Fasilitas VIP Buyer
Untuk mempertemukan perusahaan dengan calon mitra yang tepat, penyelenggara menyediakan tiga jalur registrasi gratis, yakni pengunjung umum, pengunjung profesional, dan peserta business matching.
Pengunjung umum dapat mengakses area pameran untuk melihat produk dan teknologi yang ditampilkan. Sementara itu, pengunjung profesional diminta melengkapi informasi perusahaan, jabatan, kontak, dan bidang industri saat melakukan pendaftaran.
Adapun program business matching ditujukan bagi pembeli, tim pengadaan, distributor, importir, serta pelaku industri yang memiliki kebutuhan kerja sama secara spesifik.
Penyelenggara juga menyediakan fasilitas khusus bagi peserta yang terdaftar sebagai VIP Buyer. Fasilitas tersebut mencakup akses masuk prioritas, pertemuan bisnis dengan perusahaan peserta yang relevan, pendampingan untuk menemukan pemasok, serta voucher dan bingkisan.
Fu Wengang mendorong pelaku usaha yang memiliki kepentingan bisnis untuk melakukan pendaftaran lebih awal agar kebutuhan mereka dapat dipetakan sebelum kegiatan berlangsung.
"Kami mendorong pengunjung, terutama yang datang dengan tujuan bisnis, untuk mendaftar lebih awal dan menyampaikan kebutuhan mereka sejelas mungkin. Semakin jelas kebutuhannya, semakin baik kami dapat membantu mempertemukan dengan mitra yang tepat," katanya.
Selain agenda bisnis, penyelenggara juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti pertunjukan busana, sajian teh Tiongkok, dan kopi lokal Indonesia. Pengunjung juga berkesempatan memperoleh bingkisan selama persediaan masih tersedia.
Melalui kombinasi pameran produk, forum industri, dan pertemuan bisnis, Shanghai Fair Indonesia 2026 diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi perusahaan Shanghai untuk menjajaki pasar Indonesia sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha nasional memperluas jaringan pemasok dan mitra internasional.
Pendaftaran pengunjung dibuka secara gratis hingga 12 November 2026 melalui kanal registrasi yang disediakan penyelenggara.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Shanghai Fair 2026 Bidik Peluang Bisnis Indonesia-Tiongkok, Hadirkan Ratusan Perusahaan Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/global/zNPRpPgk-shanghai-fair-2026-bidik-peluang-bisnis-indonesia-tiongkok-hadirkan-ratusan-perusahaan
(SAW)






Komentar (0)