Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Masyarakat Diminta Tak Beraktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Rabu (4/11/2026) sore. (Sumber: PVMBG via ANTARA)

 

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali erupsi pada Rabu (4/11/2026). Semeru mengeluarkan awan panas dengan jarak luncur tidak teramati.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, menyebut erupsi itu terjadi pukul 12.49 WIB.

"Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada Rabu pukul 12.49 WIB, namun tinggi kolom abu vulkanik tidak teramati," kata dia, seperti dikutip Antara.

Berdasarkan data rekaman seismogram, erupsi tersebut terjadi dengan amplitudo maksimum 20 mm selama 2 menit 55 detik dan erupsi berupa awan panas.

Baca Juga: Getaran Banjir Lahar Gunung Semeru Terekam 6 Jam, Ini Imbauan PVMBG untuk Masyarakat

Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas perrmukaan laut (mdpl) itu kembali erupsi pada pukul 14.41 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak (4.676 mdpl).

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 136 detik," tuturnya.

Imbauan bagi Masyarakat

Saat ini, kata Agastya, Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.

Sebab, berpotensi dilanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Agastya mengatakan pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak gunung.

"Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," imbaunya.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur Sejauh 3 Kilometer | KOMPAS SIANG

Masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Terdapat pula potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Antara

Tag
  • gunung semeru
  • erupsi gunung semeru
  • semeru
  • erupsi semeru
  • semeru erupsi
  • besuk kobokan
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
RUU Perampasan Aset Diusulkan Cegah Kriminalisasi Kebijakan Publik
• 26 menit lalu
0
thumb
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan
• 10 jam lalu
0
thumb
Tanpa Aba-aba, Nusron Wahid Akhirnya Penuhi Panggilan KPK Hari Ini
• 6 jam lalu
0
thumb
Banjir Rendam 23 Desa di Subulussalam
• 20 jam lalu
0
thumb
Inovasi Pangan Vokasi UM, Sulap Ampas Kedelai Jadi Pie Brownies Bernutrisi Tinggi
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.