Daya Saing Perguruan Tinggi Indonesia di Kawasan Asia Pasifik

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

NUSA DUA, KOMPAS –  Pemeringkatan perguruan tinggi tak sekadar untuk mengukur pencapaian indikator pembelajaran, riset, mutu lulusan di dunia kerja, dan kolaborasi internasional. Pemeringkatan justru untuk memastikan layanan pendidikan tinggi kian bermutu dan berdampak.

Layanan pendidikan tinggi diharapkan makin berdampak dalam menyiapkan talenta dan menghadirkan dampak ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi dalam perubahan lanskap sosial dan ekonomi dunia yang begitu cepat dan tidak pasti.

Pemeringkatan perguruan tinggi di Asia Pasifik diumumkan lembaga pemeringkatan dunia Quacquarelli Symonds (QS) dalam World University Rankings: Asia 2027 pada 3-5 November 2026.

Pengumuman tersebut bertepatan dengan pelaksanaan QS Higher Ed Summit : Asia Pacific 2027 dengan tuan rumah yakni Binus University bermitra dengan Universitas Padjadjaran dan The Education University of Hongkong di Bali.

Hal ini menunjukkan keinginan kuat perguruan tinggi Indonesia untuk meningkatkan kolaborasi dan reputasi di tingkat internasional dan Asia Pasifik.  Perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia mampu tembus 100 dan 200 besar dari sekitar 1.700 perguruan tinggi di Asia Pasifik.

Bertepatan dengan acara QS Higher Ed Summit : Asia Pasific 2027 bertema “Advancing Education For Purpose and Impact” diumumkan 10 perguruan tinggi terbaik di kawasan Asia Tenggara versi QS Tahun 2027.

Ranking pertama ditempati University of Hongkong, kedua Peking University, dan ketiga Tsinghua University.  Peringkat keempat diraih City University of Hongkong, kelima adalah Chinese University of Hongkong, serta ranking keenam diraih Fudan University dan National University of Singapore.

Selanjutnya peringkat kedelapan oleh Nanyang Technological University, serta peringkat kesembilan oleh Hongkong Polytechnic University dan Hongkong University of Science and Technology.

Penghargaan khusus

Meski belum ada perguruan tinggi Indonesia yang masuk ke dalam 10 besar di Kawasan Asia Pasifik, sejumah perguruan tinggi asal Indonesia meraih penghargaan khusus.

Universitas Sebelas Maret (UNS) meraih penghargaan QS Recognition Award for Performance Improvement, serta Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Negeri Padang  meraih penghargaan di kategori Global Engagement – Performance Improvement.

Senior Vice President QS Ben Sowter mengatakan, Performance Improvement Award diberikan kepada perguruan tinggi yang mencatat kemajuan terbesar dalam pemeringkatan QS sejak tahun 2022.

Baca JugaKehadiran Perguruan Tinggi  Dituntut Menavigasi Perubahan

Sementara itu kategori Global Engagement Performance Improvement Award mengapresiasi perguruan tinggi yang menunjukkan peningkatan paling signifikan dalam kinerja keterlibatan internasional.

“ Membangun keterlibatan global membutuhkan upaya berkelanjutan, mulai dari mengembangkan kemitraan internasional, menarik mahasiswa dari berbagai negara, hingga memperkuat jaringan pertukaran penelitian dan pengetahuan,” katanya.


Menurut Chief Executive Officer QS Quacquarelli Symonds, Jessica Turner, potensi perguruan tinggi Indonesia untuk unggul di kawasan Asia Pasifik tetap terbuka. Saat ini memang masih didominasi dari perguruan tinggi Cina, India, hingga Singapura.

“ Masih ada tantangan pengembangan riset dan inovasi hingga pengembangan kolaborasi dan mobilitas dari perguruan tinggi di Indonesia. Namun, kami melihat keinginan kuat berkolaborasi dengan perguruan tinggi dari berbagai negara lain,” kata Jessica, Rabu (4/11/2026).

Posisi perguruan tinggi Indonesia di Asia Pasifik versi QS Tahun 2027, antara lain Universitas Gadjah Mada (53), Universitas Airlangga (55), Universitas Indonesia (56), dan Institut Teknologi Bandung (67).

Baca JugaMemperkuat Peran Perguruan Tinggi di Tengah Perubahan Global

Beberapa perguruan tinggi lain di Indonesia masuk daftar 200 besar meliputi IPB University (100), Universitas Padjadjaran (101), Institut Teknologi Sepuluh November (105), Universitas Diponegoro (116), Universitas Brawijaya (119), UNS (158), dan Universitas Hasanuddin (187).

Di tengah dominasi PTN Badan Hukum mencapai top 200 di Asia PAsifik, Binus University satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) yang bisa tembus peringkat 173. Menurut Rektor Binus University, Nelly, pencapaian ini menjadi motivasi bagi Binus untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong inovasi yang relevan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan industri dan mitra internasional, serta mengembangkan lingkungan pembelajaran yang mendukung mahasiswa secara optimal dan meningkatkan daya saing global,” kata Nelly.

Ada tantangan pengembangan riset dan inovasi hingga pengembangan kolaborasi dan mobilitas dari perguruan tinggi di Indonesia. Namun, kami melihat keinginan kuat berkolaborasi dengan perguruan tinggi dari berbagai negara lain.

Sejak mengikuti pemeringkatan QS WUR pada 2019, Binus University mempertahankan posisi sebagai universitas swasta dengan peringkat tertinggi di Indonesia dalam pemeringkatan QS Asia. Hal ini merupakan bagian upaya Binus mengembangkan mutu pendidikan yang berorientasi pada capaian akademik sekaligus relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Nelly menjelaskan, Binus University memiliki tiga langkah yang dikembangkan dalam mendukung mutu pendidikan yakni memperkuat kolaborasi dengan industri. Saat ini, Binus University didukung oleh lebih dari 2.200 mitra industri dari berbagai sektor.

“ Kemitraan tersebut akan mendukung pengalaman belajar mahasiswa dan membantu mereka dalam mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.

Selanjutnya Eprogram pengayaan atau enrichment program yang memberi kesempatan mahasiswa mendapat pengalaman di luar kelas melalui berbagai jalur, seperti magang profesional, penelitian, kewirausahaan, pengabdian pada warga, dan studi di luar negeri. Pengalaman itu melengkapi pembelajaran akademik dan mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Nelly menambahkan, Binus menghadirkan pengalaman belajar lintas kampus lewat program 2+1+1. Melalui program ini, mahasiswa menjalani dua tahun perkuliahan di kampus asal, satu tahun kesempatan belajar di kampus Binus kota lain, dan satu tahun mengikuti Enrichment Program. Skema ini memberi kesempatan bagi mahasiswa memperluas pengalaman akademik dan mengembangkan kompetensi lintas disiplin.

Baca JugaBeragam Keilmuan di Perguruan Tinggi Indonesia Masuk Pemeringkatan Dunia 
Baca JugaTren Pemeringkatan Perguruan Tinggi Dunia, dari Barat Bergeser ke Timur

“Kami percaya bahwa perguruan tinggi harus beradaptasi dengan perubahan, agar pendidikan yang diberikan tetap relevan. Selain itu kami secara berkala terus mengevaluasi dan mengembangkan pendekatan pembelajaran, serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor.

” Tujuannya agar mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri dan mampu menghadapi tantangan di masa depan,” ucap Nelly menegaskan.

Sementara Rektor UNS Hartono mengutarakan, penghargaan khusus yang diterima UNS merupakan pengakuan global atas semangat dan komitmen kolektif seluruh sivitas akademika UNS DREAMTEAM (Digital, Research, Education, Autonomous, Modern, Together, Equilibrium, Active, Manpower) dalam mendorong kemajuan universitas.

“Penghargaan Performance Improvement dari QS ini merupakan pengakuan global atas semangat juang dan komitmen kolektif UNS DREAMTEAM. Dalam waktu singkat, UNS membuktikan kolaborasi strategis dan inovasi berkelanjutan mampu membawa institusi mencapai level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Hartono menambahkan, peningkatan peringkat kisaran 351–400 menjadi peringkat ke-158 dalam kurun waktu lima tahun jadi bukti bahwa UNS berada di jalur tepat untuk menjadi universitas berkelas dunia.

“Kami bertekad tidak berhenti sampai di sini. Pencapaian ini merupakan batu loncatan untuk terus meningkatkan kontribusi serta reputasi UNS di kancah global untuk terus memperkuat kualitas akademik, produktivitas riset, inovasi, kolaborasi internasional, serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Hartono.

 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bicara di UBK, Hasto Minta Gen Z Bedah Teori Geopolitik Bung Karno
• 19 menit lalu
0
thumb
Bangunan liar di Kampung Bahari Jakarta Utara ditertibkan
• 4 jam lalu
0
thumb
Akademisi usul RUU Perampasan Aset cegah kriminalisasi kebijakan
• 8 jam lalu
0
thumb
Istana Nilai Penyadapan Ilegal Eks Kapolri Listyo Sigit terhadap Presiden Mengarah ke Makar
• 6 jam lalu
0
thumb
Yusril Ungkap Prabowo Tahu Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Cs
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.