Heboh 4 Part Video Fina dan Egar Banyuwangi! Link Berbayar Rp30 Ribu Beredar, Ini Faktanya

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANYUWANGI – Isu beredarnya empat bagian video yang dikaitkan dengan pasangan konten kreator asal Banyuwangi, Egar Pradana dan Fina Theia Nafisabilla, ramai diburu warganet di media sosial.

Tidak hanya itu, bahkan sejumlah akun memanfaatkan kehebohan tersebut untuk menyebarkan tautan berbayar hingga Rp30 ribu.

Topik ini menjadi perbincangan di TikTok, X (Twitter), dan Instagram sejak Rabu (4/11/2026), seiring meningkatnya rasa penasaran publik terhadap kebenaran video yang diklaim melibatkan kedua kreator tersebut.

Di tengah ramainya pencarian, muncul berbagai unggahan ulang dengan judul sensasional yang belum tentu sesuai dengan isi berkas yang dibagikan.

Fenomena tersebut turut membuka celah bagi oknum untuk meraup keuntungan dengan menawarkan akses video melalui layanan penyimpanan digital atau cloud storage.

Awal Mula Isu Empat Video Fina dan Egar

Perbincangan mengenai Fina dan Egar bermula dari beredarnya kembali sejumlah cuplikan konten lama yang memperlihatkan kebersamaan keduanya.

Salah satu materi yang ramai dibagikan adalah vlog ketika mereka berbincang santai di dalam mobil, yang sebelumnya telah diunggah melalui akun kolaborasi @finaegar pada 28 Mei 2026.

Selain itu, terdapat pula potongan konten yang memperlihatkan momen keduanya memasang hiasan jibbitz pada sandal.

Cuplikan-cuplikan tersebut kemudian dikaitkan oleh sejumlah pengguna media sosial dengan klaim adanya empat video lain yang beredar melalui tautan penyimpanan daring seperti UC Drive.

Berkas yang ditawarkan sejumlah akun itu diklaim terbagi menjadi empat bagian dengan durasi dan ukuran berbeda.

Berikut rincian berkas sebagaimana tercantum dalam informasi yang beredar:

Namun, keberadaan empat berkas tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa isinya merupakan rekaman pribadi Egar dan Fina.

Dalam penelusuran terhadap materi yang diklaim berkaitan dengan keduanya, rekaman memperlihatkan suasana di dalam sebuah rumah, sementara bagian wajah pemeran tidak terlihat secara utuh.

Kondisi tersebut membuat identitas orang dalam rekaman tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan kemiripan atau klaim yang disampaikan akun pengunggah.

Dengan demikian, keterkaitan video tersebut dengan Egar dan Fina masih sebatas dugaan yang berkembang di media sosial dan belum memiliki bukti kuat.

Waspada Modus Penjualan Link Rp5 Ribu hingga Rp30 Ribu

Di balik ramainya perbincangan, pengguna internet juga perlu mewaspadai kemunculan tautan mencurigakan yang menawarkan akses ke video dengan meminta sejumlah pembayaran.

Beberapa akun diduga memanfaatkan rasa penasaran warganet dengan memasang tarif mulai Rp5.000 hingga Rp30.000 untuk mengakses tautan yang diklaim berisi rekaman tersebut.

Modus semacam ini berpotensi merugikan pengguna, terutama apabila tautan yang dibagikan ternyata hanya mengarahkan korban ke halaman penipuan.

Risiko lainnya adalah pencurian informasi pribadi melalui phishing maupun penyusupan perangkat lunak berbahaya atau malware.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak sembarangan membuka tautan dari akun yang tidak dikenal, apalagi melakukan transfer uang demi memperoleh berkas yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Profil Egar Pradana dan Fina Theia Nafisabilla

Terlepas dari isu yang sedang ramai, Egar Pradana dan Fina Theia Nafisabilla dikenal sebagai pasangan kreator konten digital asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Keduanya aktif memproduksi berbagai materi hiburan di media sosial, mulai dari aktivitas keseharian, otomotif, modeling, hingga konten interaktif.

Popularitas mereka turut didukung aktivitas di sejumlah akun media sosial, baik secara bersama-sama maupun melalui akun pribadi.

Berikut akun media sosial yang dikenal terkait dengan keduanya:

Ramainya isu empat bagian video tersebut menjadi pengingat agar pengguna media sosial tidak mudah mempercayai informasi sensasional yang belum terverifikasi.

Warganet juga diimbau tidak ikut menyebarluaskan tautan maupun materi yang berpotensi melanggar privasi seseorang, serta mengutamakan informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Liga Champions: Inter Petik Kemenangan 3-0 di Markas Feyenoord
• 10 jam lalu
0
thumb
Menteri Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Buka Blokir HGB
• 5 jam lalu
0
thumb
Pengerahan Prajurit Besar-besaran ke Jakarta, TNI: Tak Perlu Dikaitkan Isu Apapun
• 4 jam lalu
0
thumb
PN Jaktim batasi jumlah pengunjung sidang pembuktian ijazah Jokowi
• 2 jam lalu
0
thumb
Suahasil Pastikan Kemenkeu Tak akan Masuk Jadi Pemilik Saham BEI
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.