Demokrat Berhasil Rebut Mayoritas Senat AS, Batasi Ruang Gerak Trump

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Washington: Partai Demokrat berhasil merebut mayoritas di Senat Amerika Serikat (AS), sebuah pencapaian yang sebelumnya dinilai sulit terwujud, menurut laporan kantor berita The Hill, Rabu, 4 November 2026.

Data dari Associated Press (AP) memperlihatkan Demokrat meraih 51 kursi Senat, melampaui 50 yang dibutuhkan untuk mencapai mayoritas. Sementara Partai Republik meraih 40, dan diproyeksikan AP kehilangan enam kursi.

Kemenangan ini terjadi setelah sejumlah kandidat Partai Republik tumbang dalam pemilu sela, di negara bagian yang dimenangkan Presiden Donald Trump dalam pemilu presiden 2024.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Trump yang terus merosot turut menjadi beban politik bagi Partai Republik dalam pemilihan sela kali ini.

Kemenangan di Senat memberikan kewenangan pengawasan yang lebih besar kepada Demokrat. Mereka kini memiliki pengaruh lebih kuat dalam proses pengangkatan pejabat pemerintahan dan hakim. Demokrat juga akan menentukan agenda kerja Senat serta memiliki kewenangan baru untuk memanggil pejabat pemerintahan dalam sidang dengar pendapat.

Rangkaian kemenangan tersebut membuka jalan bagi Senator Chuck Schumer dari New York untuk kembali menjabat sebagai pemimpin mayoritas Senat pada 2027. Perubahan peta kekuasaan ini juga diperkirakan memicu negosiasi lebih alot dengan Trump mengenai berbagai persoalan, termasuk anggaran belanja pemerintah federal. Terbatasnya Ruang Gerak Trump Kemenangan Demokrat membatasi ruang gerak Trump dalam mendorong agenda legislasi serta mengubah komposisi sistem peradilan federal. Meski demikian, Demokrat tetap perlu bernegosiasi dengan Gedung Putih untuk mengesahkan agenda legislasi mereka sendiri.

Demokrat membutuhkan tambahan bersih sedikitnya empat kursi untuk merebut mayoritas Senat. Target tersebut sebelumnya dianggap sulit dicapai karena sebagian besar kursi Partai Republik yang diperebutkan berada di negara bagian yang dimenangkan Trump dengan selisih cukup besar.

Namun, kenaikan harga bahan bakar akibat perang di Iran, ditambah kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi, memberikan amunisi politik bagi Demokrat untuk mengkritik Trump dan Partai Republik.

Demokrat merebut kursi pertama mereka pada malam pemilihan di North Carolina. Sejumlah lembaga pemantau hasil pemilu menyatakan mantan Gubernur Roy Cooper dari Partai Demokrat menang atas mantan Ketua Komite Nasional Partai Republik Michael Whatley.

Kemenangan berikutnya diumumkan dalam persaingan di South Carolina. Dokter anak Annie Andrews dinyatakan menang atas Senator Darline Graham dari Partai Republik. Graham baru ditunjuk untuk mengisi kursi tersebut pada Juli setelah saudara laki-lakinya, Senator Lindsey Graham yang telah lama menjabat, meninggal dunia secara mendadak.

Demokrat juga memperoleh kemenangan penting di Texas. Anggota DPRD negara bagian James Talarico mengalahkan Jaksa Agung Texas Ken Paxton. Trump sebelumnya menuai kontroversi karena mendukung Paxton dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik untuk menghadapi Senator petahana John Cornyn.

Tekanan politik terhadap kandidat Partai Republik semakin meningkat di tengah ketidakpopuleran perang Iran. Pada awal tahun ini, Trump juga menghadapi kritik setelah dua warga AS tewas ditembak oleh agen federal di Minneapolis. Agen-agen tersebut dikirim ke kota itu oleh pemerintahan Trump dalam rangka kebijakan penegakan imigrasi.

Baca juga: Midterm Elections AS: Demokrat Targetkan Rebut Kongres dari Trump


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesanan Ekspor Manufaktur RI Melejit, Sinyal Kuatnya Daya Saing Produk Nasional
• 15 jam lalu
0
thumb
Cek Lokasi dan Jadwal Mobil Klinik Hewan Keliling di Jaksel Hari Ini
• 9 jam lalu
0
thumb
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi
• 10 jam lalu
0
thumb
Kapolri Sambangi KWI, Ajak Tokoh Agama Perkuat Kamtibmas
• 12 jam lalu
0
thumb
OJK Cabut Izin Aurora Asset dan Pratama Capital, Total 20 Reksa Dana Dibubarkan
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.