Pernah Tolak FIFA ASEAN Cup, India Malah Belum Menyelesaikan Pembayaran Laga Uji Coba Brasil dan Uruguay

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola India (AIFF) ternyata memilih untuk terjebak pada penyelesaian pembayaran akibat mendatangkan Brasil dan Uruguay alih-alih menerima pinangan Timnas Indonesia untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. 

Masih ingat di benak suporter sepak bola bahwa India menolak berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia karena berhasil mendatangkan Brasil dan Uruguay pada FIFA Matchday edisi September-Oktober 2026 lalu. 

Ketika Timnas Indonesia menyelesaikan FIFA ASEAN Cup sebagai juara, India justru terlilit utang akibat mendatangkan Brasil dan Uruguay di mana India justru menelan kekalahan dari kedua tamunya. 

AIFF terlilit utang setelah kesulitan melunasi pembiayaan laga uji coba internasional setelah pendapatan dari penjualan tiket tidak memenuhi target. 

Dilansir dari laman Times of India, AIFF dihadapkan pada penyelesaian pembayaran yang tertunda kepada Brasil sebesar 19 crore rupee atau setara Rp36,29 miliar dan 4,7 crore rupee atau setara Rp9 miliar untuk pada Uruguay. 

AIFF pun memiliki deposito sebesar 20 crore rupiah atau setara dengan Rp38,2 miliar. Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, sempat mengusulkan pencairan deposito sebelum jatuh tempo untuk menutup kewajiban tersebut. 

Namun, sejumlah anggota menolak karena sebelumnya komite eksekutif telah memutuskan bahwa dana deposito tidak boleh digunakan untuk kebutuhan tersebut.

"Presiden AIFF meminta anggota menyetujui penarikan dana dari deposito berjangka sebelum jatuh tempo dan mengatakan bahwa nantinya ia akan mengembalikan uang tersebut ke rekening," ujar seorang pejabat senior dikutip Rabu (4/11/2026).

Penolakan tersebut membuat AIFF harus mencari jalan lain untuk menyelesaikan pembayaran. Federasi kemudian sepakat membentuk kelompok khusus yang dipimpin Wakil Presiden N A Haris untuk membahas rincian persoalan keuangan sebelum keputusan kembali dibawa ke komite eksekutif.

Masalah AIFF ternyata tidak berhenti pada pembayaran Brasil dan Uruguay. Federasi juga berpotensi mengembalikan sebagian uang muka sebesar 25 crore rupee atau Rp47,75 miliar dari mitra penjualan tiket karena dana tersebut berstatus pinjaman yang harus diperhitungkan kembali.

AIFF sebelumnya menargetkan pendapatan tiket mencapai 30-40 crore rupee atau Rp124,15 miliar. Akan tetapi, harga tiket yang relatif tinggi membuat penjualan tidak sesuai harapan hingga federasi menawarkan potongan harga dan promosi beli satu gratis satu untuk pertandingan India melawan Brasil.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ruben Onsu Dituding Lepas Tangan soal Cicilan Rumah, Kuasa Hukum Beri Tanggapan Menohok
• 19 jam lalu
0
thumb
Suahasil Pastikan Kemenkeu Tak akan Masuk Jadi Pemilik Saham BEI
• 9 jam lalu
0
thumb
Gus Ipul Sambut Dukungan IJTI Usulkan Udin Bernas sebagai Pahlawan Nasional
• 1 menit lalu
0
thumb
Jadwal Lengkap Liga Champions Pekan Ini: Big Match Atletico Vs Bayern Panaskan Persaingan
• 21 jam lalu
0
thumb
Mutasi Polri, Brigjen Pol Yohanes Agus Rijanto Jabat Wakapolda Papua Barat
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.