Toyota Veloz Hybrid Muncul, Kapan Daihatsu Xenia Menyusul?

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kemunculan Toyota Veloz Hybrid memunculkan pertanyaan soal kemungkinan Daihatsu menghadirkan teknologi serupa pada Xenia. Kedua model ini berbagi platform di segmen Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV), tetapi hingga kini Daihatsu belum memastikan rencana peluncuran Xenia Hybrid.

Domestic Marketing & Corporate Communication Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Budi Mahendra, mengatakan perusahaan masih berfokus menjangkau konsumen yang membeli mobil pertama termasuk di daerah.

“Bagaimana kita bisa meng-grab kustomer kita yang memang core-nya dari first car buyer, terutama sampai ke pelosok-pelosok,” ujar Budi saat ditemui di Denpasar, Bali, Rabu (28/10).

Menurut Budi, pasar pembeli mobil pertama di daerah masih memiliki potensi besar. Karena itu, Daihatsu terus memperkuat jaringan diler dan layanan purnajual agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Selain menarik pelanggan baru, Daihatsu juga berupaya mempertahankan konsumen yang sudah menggunakan produknya melalui layanan selama masa kepemilikan kendaraan.

“Juga bagaimana kita bisa me-retain kustomer yang sudah beli Daihatsu, menjaga tetap di ekosistem kita, dengan memberikan pelayanan yang baik selama journey kepemilikannya,” kata Budi.

Terkait elektrifikasi, Budi mengatakan Daihatsu masih mempelajari perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan teknologi atau model elektrifikasi yang akan dihadirkan perusahaan ke depannya.

“Tapi, kalau untuk elektrifikasi pastinya saya belum bisa kasih tahu sih ya ke depannya akan ada apa. Pasti akan kita fokus terus study. Nanti akan ada apa ke depannya, ya nanti kita lihat,” ujarnya.

Teknologi hybrid Daihatsu bisa dipakai model lain

Meski belum ada kepastian peluncuran, peluang penggunaan teknologi hybrid pada Xenia sempat dibahas oleh prinsipal Daihatsu di Jepang.

Saat berkunjung ke markas Daihatsu di Ikeda, Osaka, Jepang, pada akhir 2025, kumparan berkesempatan berbincang dengan Chief Engineer Product Planning Division Daihatsu Motor Co., Ltd., Hiroyuki Tokura. Ia menjelaskan bahwa teknologi e-Smart Hybrid yang digunakan pada Rocky Hybrid secara teknis dapat diterapkan pada model Daihatsu lainnya.

“Secara teknikal (e-Smart Hybrid) dari sisi teknologi bisa digunakan model lain. Bisa untuk model lain Daihatsu,” kata Tokura.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa teknologi hybrid Daihatsu memiliki potensi untuk digunakan pada model lain, termasuk kendaraan keluarga tiga baris seperti Xenia. Meski begitu, kemungkinan penerapan teknologi tidak berarti peluncurannya sudah diputuskan.

Untuk saat ini, Daihatsu masih belum mengungkapkan rencana elektrifikasi Xenia. Kepastian mengenai model dan waktu peluncurannya pun masih harus menunggu keputusan perusahaan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI Jelang Rapat KSSK
• 23 jam lalu
0
thumb
Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi
• 11 jam lalu
0
thumb
Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2027, Kemenhub Siapkan Penambahan Kapal Penyeberangan
• 6 jam lalu
0
thumb
Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.