Seorang pria berdiri di samping helikopter yang rusak setelah dua helikopter bertabrakan saat bersiap untuk mendarat di wilayah Gunung Everest, Nepal, Selasa (3/11/2026). Insiden tersebut menyebabkan seorang warga negara India tewas dan seorang warga Selandia Baru terluka. (Nepal Police/Handout via REUTERS)
2/5Warga Selandia Baru tersebut telah diselamatkan, ujar Kaman Singh Thapa Magar, kepala pejabat distrik Solukhumbu, dikutip dari Reuters. (Nepal Police/Handout via REUTERS)
Insiden itu terjadi di area base camp Gunung Everest, kata Magar. Kedua helikopter tersebut dioperasikan oleh dua perusahaan swasta, yakni Fishtail Air dan Dynasty Air. (Nepal Police/Handout via REUTERS)
4/5Dalam sebuah pernyataan, Fishtail Air menyebutkan bahwa helikopter mereka sedang membawa penumpang yang telah dievakuasi dari wilayah Everest saat mengalami kecelakaan ketika hendak mendarat. Seorang pejabat Fishtail Air mengatakan bahwa warga India dan warga Selandia Baru yang berada di dalam helikopter tersebut adalah wisatawan. (Nepal Police/Handout via REUTERS)
Seorang pejabat Dynasty Air menyatakan bahwa helikopter milik mereka hanya membawa kargo. Kecelakaan ini terjadi di tengah puncak musim pendakian di Nepal, saat helikopter banyak digunakan untuk mengangkut para pendaki di wilayah tersebut. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)





Komentar (0)