Tiga Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Ditahan di Rutan Mabes Polri

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penahanan dilakukan setelah penyidik menetapkan tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka.

Tiga Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Ditahan di Rutan Mabes Polri. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bareskrim Polri menahan tiga tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik yang terjadi sepanjang periode 2025–2026. Ketiganya kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mabes Polri.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin, mengatakan penahanan dilakukan setelah penyidik menetapkan tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka. Sementara itu, satu orang berinisial SU masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Baca Juga:
Kejagung Teken MoU dengan Operator Seluler untuk Penegakan Hukum hingga Penyadapan

Dalam keterangannya, Asep menjelaskan perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyadapan sejumlah nomor telepon tanpa prosedur hukum yang berlaku.

Para tersangka diduga memerintahkan penyadapan tanpa laporan polisi maupun keterkaitan dengan proses penegakan hukum. Bahkan, penyidik turut mendalami dugaan penghapusan data hasil penyadapan dan jejak log pada program komputer sistem lines. 

Baca Juga:
Dewas KPK Terima Ribuan Pemberitahuan Pro-Justitia, Mulai 762 Penyadapan hingga Enam SP3

"Ini adalah proses awal. Tidak mungkin dalam kurun waktu 24 jam harus membongkar itu semua. Nanti ada tahapannya," ujar Asep dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2026). 

Dalam pengungkapan perkara ini, penyidik telah memeriksa 10 orang dan tiga saksi ahli. Bareskrim juga menyita 10 unit telepon seluler, satu unit iPad, serta empat buah flashdisk.

Baca Juga:
Polri Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 258 dan Pasal 332 ayat (1) atau ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Pasal 32 ayat (1) terkait informasi elektronik (ITE).

Asep memastikan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh.

"Jajaran penyidik akan melakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pembatasan Angkutan Barang Tanpa Jendela  Waktu Bisa Rugikan Pengusaha
• 3 jam lalu
0
thumb
Iran Pasang Billboard Raksasa Ancam Bunuh Trump, Wajah Presiden AS Dipajang di Balik Jeruji
• 14 jam lalu
0
thumb
Prabowo Beri Pembekalan Mahasiswa URI: Harus Punya Integritas dan Paham Kondisi Rakyat
• 21 jam lalu
0
thumb
Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik saat Lille Imbang 0-0 dengan Bodo/Glimt di Liga Champions
• 11 jam lalu
0
thumb
Hasto Puji Anggota Polri yang Bongkar Penyadapan Prabowo: Hati Nurani Masih Ada!
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.