Jakarta, tvOnenews.com - Penundaan Piala Asia 2027 menjadi kabar yang bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia. PSSI kini memiliki waktu lebih panjang untuk memperkuat skuad Garuda, termasuk menggoda sejumlah pemain keturunan berkualitas yang masih berkarier di Eropa.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan perubahan jadwal Piala Asia 2027 pada Selasa (3/11/2026). Turnamen yang semula berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 kini dijadwalkan bergulir pada 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi luar biasa di kawasan Timur Tengah, termasuk persoalan logistik dan gangguan perjalanan. Meski demikian, jadwal baru tersebut masih harus diajukan kepada FIFA untuk mendapatkan persetujuan.
Bergesernya jadwal hampir 11 bulan memberikan ruang tambahan bagi PSSI untuk mempersiapkan kekuatan Timnas Indonesia. John Herdman juga berpotensi memiliki lebih banyak waktu untuk memantau pemain diaspora sebelum menentukan komposisi terbaik menuju turnamen terbesar di Asia tersebut.
Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah kembali mendekati pemain keturunan Indonesia yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi elite Eropa. Setidaknya ada lima nama menarik yang bisa masuk pembahasan, mulai dari pemain Premier League hingga talenta muda yang sedang berkembang bersama klub besar Eropa.
Berikut lima pemain yang berpotensi menjadi tambahan kekuatan Timnas Indonesia:
1. Pascal Struijk
- Reuters/Andrew Boyers
Nama Pascal Struijk sudah cukup lama menjadi impian suporter Timnas Indonesia. Bek berusia 27 tahun tersebut memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarga ibunya yang berasal dari Surabaya.
Kualitas Struijk tidak perlu diragukan karena pernah menjadi pemain penting Leeds United sebelum pindah secara permanen ke Brighton & Hove Albion pada Juni 2026. Pengalamannya bermain di Premier League membuat bek tengah tersebut menjadi salah satu nama paling menarik untuk memperkuat pertahanan Garuda.
2. Jayden Oosterwolde
- fenerbahce.org
Berikutnya ada Jayden Oosterwolde yang bisa menjadi tambahan menarik untuk sektor kiri pertahanan Timnas Indonesia. Pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki darah Indonesia dari sang ibu, sedangkan ayahnya berasal dari Suriname.
Oosterwolde saat ini memperkuat Fenerbahce dan memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa. Kehadirannya berpotensi memberikan persaingan sekaligus menambah kualitas pilihan di sektor bek kiri Timnas Indonesia.





Komentar (0)